Ekonomi

Revitalisasi Pasar Besar Malang Tunggu Hasil Uji Kekuatan Tim ITS

Proses revitalisasi Pasar Besar Kota Malang agaknya masih jauh dari harapan. Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih menunggu hasil keputusan kajian konstruksi dari tim independen Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

Ya, pascakebakaran besar tahun 2016 silam, kondisi Pasar Besar Kota Malang memang bisa dikatakan kurang terawat. Bahkan, pedagang maupun konsumen juga mengeluhkan keadaan pasar yang tak kunjung mendapat kepastian perbaikannya.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang, Wahyu Setianto mengatakan tahapan dalam kajian konstruksi yakni mengukur uji kekuatan bangunan Pasar Besar telah dilakukan.

Dijelaskannya, tim independen ahli dari ITS sebanyak 8 orang telah mengunjungi lokasi untuk melakukan pengujian di sisi bangunan gedung Pasar Besar Kota Malang. Kemudian setiap struktur bangunan diambil sampel dan dilakukan uji kekuatan, terutama di area bekas kebakaran.

“Memang, tim dari ITS sudah melakukan uji kekuatan bangunan. Mereka sudah datang ke lokasi Pasar Besar untuk memeriksa kondisi bangunan ini masih layak atau memang perlu dilakukan revitalisasi total,” ungkapnya belum lama ini.

Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan selain struktur kekuatan bangunan, tim ahli dari ITS juga mengukur temperatur tertinggi yang dialami elemen struktur saat kebakaran terjadi. Kemudian, sisa struktur bangunan pascakebakaran juga dilakukan pengukuran sejauh mana kategori ini mengalami kerusakan.

Dari hasil uji kekuatan tersebut, setidaknya masih butuh waktu kurang lebih selama tiga minggu untuk bisa mendapatkan hasil pastinya. Apakah kondisi bangunan Pasar Besar Kota Malang nantinya layak untuk dilakukan perbaikan saja atau bisa direvitalisasi secara total.

“Kurang lebih waktu untuk menyusun rekom setelah mengambil sampel struktur bangunan di Pasar Besar itu selam tiga minggu. Karena, sampelnya harus diuji lagi di laboratorium di ITS. Baru setelah itu, rekomendasi yang dibuat dan dikeluarkan tim ahli itu yang menjadi acuan kita,” tandasnya.(acf/ay)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close