Peristiwa

Demo ke Bupati Bondowoso Disebut Diongkosi Pengusaha dan Pejabat

Ketua LSM AKP Edy menilai aksi demonstrasi di Pemkab Bondowoso kemarin merupakan salah satu aksi yang tidak murni berasal dari rakyat. Pihaknya menengarai, mereka sengaja ditunggangi kepentingan pihak tertentu yang di dalamnya terdapat pejabat penting dan seorang pengusaha kaya.

Aksi itu, menurut Edy, sangat mudah dan gampang dibaca. Gerakan politik yang mereka lakukan ini sudah dibaca.  “Aksi ini mudah sekali dibaca. Kami tahu siapa mereka yang di lapangan. Tidak perlu pakar atau pengamat untuk membaca gerakan mereka ke mana. Anak kecil pun tahu maksud dan tujuan serta siapa yang menggerakkan dan menyiapkan seluruh armada dan akomodasinya. Saya kira mereka aktivis beneran, ternyata kacangan,” ujarnya.

Sebenarnya, lanjut Edy, masalah yang saat ini terjadi mudah diselesaikan di atas meja. Bupati dia nilai orang yang bijak dan tentu semua ini sudah dipikir secara matang. “Untuk masalah sekda, kita serahkan ke bupati. Jangan bupati dikuyo-kuyo. Tidak elok,” tandasnya.

Sementara,  Ketua DPD LSM Jaka Jatim Jamharir menjelaskan bahwa aksi demonstrasi kemarin merupakan bentuk soliditas untuk menyelamatkan Bondowoso dari kegaduhan yang berkepanjangan. “Terlepas apakah ada yang menunggangi atau tidak,  itu semua tidak penting.  Yang paling penting adalah bahwa mereka masih memiliki nurani untuk menyelamatkan Bondowoso dan  bupati. Mereka hanya ingin menguatkan bupati bahwa ada yang tidak beres di pemerintahan ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, sejumlah aktivis dan ketua Pagar Nusa Kabupaten Bondowoso melakukan aksi demo menuntut Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Saifullah dipecat dari jabatannya. Pasalnya, Sekda Saifullah dinilai sebagai sumber kegaduhan  di Bondowoso dan telah melakukan beberapa pelanggaran hukum.

(muh/hel)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close