Hukum dan Kriminalitas

Di Kabupaten Malang, Kasus Pencurian Mendominasi di Awal Tahun

Awal tahun 2020, kasus pencurian mendominasi tindak kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polres Malang. Terbukti, sejak  1 hingga 15 Januari lalu, pihak kepolisian berhasil mengungkap 9 kasus.

Dari 9 kasus itu, satreskrim dan polsek jajaran Polres Malang berhasil meringkus 9 tersangka. ”Awal tahun 2020 ada 5 kasus curat (pencurian dengan pemberatan), 1 kasus pencurian hewan, dan 3 kasus curanmor (pencurian kendaraan bermotor),” ungkap Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung.

Terbaru, yang berhasil diungkap jajaran Polres Malang adalah kasus pencurian hewan. Tersangkanya berinisial TP alias Tupan, warga Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. ”Dari tangan tersangka, kami mengamankan barang bukti hasil curian berupa satu ekor sapi jenis limusin,” kata Ujung.

Berdasarkan laporan kepolisian, sapi berusia 1,5 tahun itu dicuri tersangka pada 28 Desember 2019 lalu. Sedangkan korbannya bernama Supirno.

Ceritanya, sekitar pukul 02.00 WIB, Tupan beserta seorang temannya menyatroni kandang sapi milik korban. Setelah berada di kandang, komplotan ini bergegas melepas tali pengikat hewan peliharaan tersebut. ”Dari 3 sapi milik korban, satu di antaranya berhasil dibawa kabur oleh kedua pelaku,” sambung Ujung.

Sapi hasil curian tersebut kemudian dituntun menuju kandang sapi milik orang tua Tupan yang berlokasi tidak jauh dari lokasi kejadian. ”Berdasarkan pengakuannya, sapi hasil curian itu rencananya akan dipelihara selama 1 bulan. Setelah itu akan dijual dan hasilnya dibagi rata oleh kedua tersangka,” jelas Ujung.

Paginya, saat subuh tiba, korban Supirno pergi ke kandang untuk memberi makan hewan ternaknya. Namun, saat itu di kandang hanya ada 2 ekor sapi. Sedangkan seekor sapi jenis limusin sudah tidak ada di dalam kandang.

Menyadari sapinya telah hilang, pria 46 tahun itu berinisiatif mencari. Kebetulan, tidak jauh dari kandang masih tampak jejak sapi yang kemudian ditelusuri.

Hasilnya, langkah sapi milik korban ternyata mengarah ke rumah tersangka Tupan. Benar saja, saat pintu kandang dibuka oleh korban beserta warga setempat, sapi milik korban sudah terikat di kandang milik orang tua tersangka.

Kasus ini akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, sesaat setelah aksinya diketahui oleh korban beserta warga, tersangka Tupan memilih  kabur dari rumah.

Sekitar 2 minggu kemudian, tepatnya pada 14 Januari 2020, anggota Satreskrim Polres Malang dan Polsek Poncokusumo mendapat informasi bahwa tersangka Tupan sedang berada di wilayah Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Polisi langsung meringkus pria 46 tahun tersebut.

”Tersangka kami jerat dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman kurungan penjara 7 tahun,” tegas Ujung.

Perwira polisi dengan pangkat dua melati di bahu ini,  mengaku masih terus melakukan pengembangan. Selain memburu keberadaan pelaku P (inisial) yang masih berstatus buron, petugas juga masih mendalami apakah komplotan pencurian spesialis hewan ternak ini pernah melancarkan aksi serupa di lokasi lainnya. ”Identitas seorang pelaku yang beraksi bersama tersangka TP (Tupan) sudah kami kantongi. Kasusnya masih pengembangan,” ujarnya.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah menuturkan bahwa tindak kejahatan pencurian memang mendominasi kasus kejahatan di Kabupaten Malang. ”Tahun 2019 lalu, Polres Malang mendapat laporan kriminal sebanyak 2.864. Dari jumlah tersebut, 713 di antaranya merupakan kasus pencurian,” pungkasnya. (al/hel)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close