Pemerintahan

Syarat Nikah 2020, Calon Pasutri Harus Punya Surat Rekomendasi Bebas Narkoba

Persyaratan pernikahan harus melampirkan surat bebas narkoba sudah mulai berlaku pada 2020 ini. Aturan itu dibuat untuk menciptakan generasi yang bebas narkoba.

Pemberlakuan tersebut juga  merupakan komitmen Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur (Jatim) yang sudah bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kantor Wilayah (Kanwil) Jatim.

Penerapan syarat pernikahan dengan melampirkan surat bebas narkoba mulai diaktifkan pada tahun 2020 ini. Hal tersebut guna mempersempit gerak para pecandu narkoba dan juga menciptakan generasi bebas narkoba.

Menurut Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang Priyambadha, untuk menciptakan generasi bebas narkoba harus dimulai dengan pasangan suami istri (pasutri) yang juga tidak menggunakan barang terlarang tersebut.

“Generasi milenial sehat tanpa narkoba ini lahirnya dari pasangan suami istri yang sehat, nah awalnya ini kan dari pernikahan. Jadi sebelumnya harus kami tes narkoba dulu,” ungkap Brigjen Pol Bambang Priyambadha.

Dikatakan kepala BNNP Jatim bintang satu itu, bahwa pihaknya sudah MoU dengan Kemenag Kanwil Jatim sejak Agustus 2019 dan penerapan lampiran surat bebas narkoba untuk syarat nikah dimulai Januari 2020 ini.

“BNN kerja sama dengan Kemenag untuk mengeluarkan surat bebas anti narkoba. Secara teknis pelaksanaan pernikahan itu Kemenag, kami hanya melayani untuk tes urine atau mengecek calon pasutri bebas narkoba atau tidak,” terangnya.

Lanjut Brigjen Pol Bambang Priyambadha, persyaratan seperti ini bukan dimaksudkan untuk mempersulit atau penentu seseorang bisa menikah atau tidak. Karenanya, ia berharap masyarakat tidak perlu resah dengan hal ini.

“BNN sifatnya pelayanan, jadi untuk urusan teknis pernikahan itu di Kemenag. Kami hanya melayani tes urine untuk syarat pernikahan,” katanya.

Disinggung masalah biaya, Brigjen Pol Bambang Priyambadha mengatakan bahwa calon pasutri bisa membeli alat untuk tes urine yang dikenal ‘Drug Abuse Test’ sendiri di apotek terdekat. “Untuk BNN pelayanan gratis, tapi alatnya beli dulu di apotik. Kalau harga kisaran Rp 100 ribuan,” pungkasnya.(hs/lnr)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close