Politik

Kunker Anggota DPR RI Komisi VIII Nurhadi Gelar Tasyakuran dan Konsolidasi

Anggota DPR RI Komisi VIII dari Partai Nasdem Dapil 6 Jawa Timur, Nurhadi melakukan kunjungan kerja (kunker) dan tasyakuran serta silahturahmi di kantor DPD Partai Nasdem Kota Kediri, Minggu (19/1/2020) malam.

Dengan Semboyan “Golek Dulur Sak Akeh-Akehe”, anggota DPR RI dari Partai Nasdem ini melakukan tasyakuran. Secara simbolis, tasyakuran ditandai dengan penyerahan potongan tumpeng kepada Ketua DPD Nasdem Kota Kediri Nafis Kurtubi yang juga anggota DPRD Kota Kediri, dan Sekertaris DPD Partai Nasdem Gutomo.

Dalam acara yang dihadiri jajaran pengurus DPD, DPC hingga ranting, juga tampak hadir anggota DPRD Kota Kediri dapil Pesantren Choirudin Mustofa. Selain tasyakuran, juga dimanfaatkan sebagai forum konsolidasi merapatkan barisan mengevaluasi dari pemilu kemarin, serta memperkuat jaringan di Partai Nasdem.

Anggota DPR RI Komisi VIII dari Partai Nasdem Nurhadi, mengungkapkan dengan semakin kokohnya Partai Nasdem di Kota Kediri, bisa memperkuat jaringan, mulai dari tingkat yang paling bawah. Nantinya di Pemilu 2024, instruksi dari ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, di Kota Kediri target 6 kursi bisa terpenuhi.

“DPD Kota Kediri semakin kokoh kuat dengan memperkuat jaringan dari tingkat yang paling bawah yaitu ranting,” kata dia.

Langkah tersebut ditempuh sebagai upaya dalam rangka menuju kemenangan Nasdem 2024. “Secara nasional Nasdem kan targetnya menjadi pemenang pemilu kalau untuk Kota Kediri ya kita konsolidasi dengan DPD Nasdem Kota Kediri,” ungkap Nurhadi.

Sebagai wakil di parlemen, pada kesempatan itu Nurhadi juga memaparkan berbagai macam program milik pemerintah pusat yang bisa diturunkan ke masyarakat di daerah melalui kemitraan Kementerian Agama, Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Di antaranya seperti program bedah rumah atau disebut perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), kelompok usaha bersama (kube), seni budaya mendukung mengangkat kearifan lokal, rehab tempat ibadah hingga terkait kuota haji lansia maupun lainnya.

“Berbagai program tersebut bisa diakses dengan adanya pengajuan terlebih dahulu,” terangnya.

Pihaknya mengaku akan mendorong proses kemitraan itu sesuai kriteria kementerian bersangkutan. “Nantinya akan dilakukan verifikasi dan kewenangan validasinya sepenuhnya berada pada kementerian terkait,” pungkas Nurhadi. (Eas/Lnr)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close