Peristiwa

Polisi Periksa Driver Mobil Patroli yang Tabrak Warga Sipil

Setelah terjadi tabrakan yang melibatkan mobil patroli polisi Polsek Kedungkandang dan 7 kendaraan warga sipil, sang driver Aiptu Koirul yang juga anggota Sabhara Polsek Kedungkandang diamankan di Polresta Malang Kota untuk dilakukan pemeriksaan.

Kejadian mobil patroli polisi Polsek Kedungkandang yang menabrak 7 kendaraan milik warga sipil, di antaranya dua mobil dan lima sepeda motor membuat gempar warga dan pengguna Jalan Ki Ageng Gribig, Kota Malang, Selasa (21/1/2020) pagi.

Sebelumnya, telah diberitakan bahwa mobil yang dikendarai oleh salah satu anggota Sabhara Polsek Kedungkandang itu ternyata mengalami rem blong. Namun ketika ditanyakan kepada Kasat lantas Polresta Malang Kota Kompol Priyanto, pihaknya belum bisa memastikan bahwa kejadian tersebut adalah kesalahan dari mobil yang di kemudikan oleh Aiptu Koirul.

“Ditangani oleh unit laka, kami mohon waktu nanti kami akan sampaikan. Sekarang masih proses penyelidikan, jika hasilnya siap nanti akan kita sampaikan,” ujar Kompol Priyanto.

Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan bahwa pihaknya akan menyelidiki kesehatan dan kejiwaan Aiptu Koirul karena telah menabrak 7 kendaraan warga sipil.

“Sekali lagi yang bersangkutan akan kami cek secara kesehatan dan kejiwaan yang pasti akan dilakukan pemeriksaan dan akan kami proses bagi pelaku anggota kami,” kata Kombes Pol Leonardus Simarmata.

Tak hanya itu, Kombes Pol Leonardus Simarmata juga akan mengganti rugi atas apa yang diterima warga sipil karena kendaraannya telah ditabrak oleh mobil patroli polisi Polsek Kedungkandang bahkan mengalami luka-luka.

“Kami cek dan dalami terutama kami proses pada pengemudinya. Kami akan berikan punishment bagi ini, terpenting mengobati seluruh korbannya dan dilakukan ganti rugi,” imbuhnya.

Disinggung mengenai mobil yang sebelumnya dinyatakan rem blong, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengaku bahwa pihaknya melalui unit laka masih mendalami kejadian tersebut.

Ditanya soal indikasi kerusakan mobil atau mungkin keteledoran petugas, mantan Wakapolrestabes Surabaya itu bisa dikatakan masih irit bicara. “Nanti kami masih dalami, mohon maaf,” ucapnya.  (Hs/Lnr)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close