Peristiwa

Pria di Blitar Gantung Diri Usai Gagal Bunuh Diri Masuk Sumur

Seorang pria di Blitar ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya di Kelurahan Srengat, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Supriono (42) pertama kali ditemukan oleh istrinya tergantung pada seutas kabel listrik.

Korban kemudian dievakuasi oleh petugas Polsek Srengat. Pada tubuhnya tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban ternyata bukan hanya sekali melakukan aksi percobaan bunuh diri. Sebelumnya, pada Minggu 19 Januari lalu, korban juga sempat mencoba mengakhiri hidup dengan cara masuk ke dalam sumur. Namun saat itu, korban berhasil diselamatkan.

“Benar, korban sebelumnya sudah sempat melakukan aksi bunuh diri dengan cara masuk ke dalam sumur. Namun saat itu, korban berhasil diselamatkan,” ungkap Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Ipda Wahyu Jatmiko, Selasa (21/1/2020).

Usai melakukan upaya bunuh diri dengan masuk sumur, pihak keluarga sebenarnya sudah berusaha mengawasi gerak-gerik korban. Karena usai kejadian itu, korban bertingkah seperti orang kesurupan.

“Sesaat sebelum korban gantung diri, korban sempat berbincang bincang dengan ketiga saksi dan setelah itu pamit untuk ke kamar mandi. Selesai ke kamar mandi, korban langsung masuk ke kamar. Karena ditunggu-tunggu kurang lebih setengah jam tidak keluar, kemudian saksi mengabari istrinya yang berada di rumah kakaknya,” imbuhnya.

Istri korban kemudian pulang ke rumah dan mengecek korban di dalam kamar. Ketika membuka pintu kamar, istri pelapor berteriak minta tolong. Kemudian, saksi melihat korban sudah dalam keadaan gantung diri dengan menggunakan kabel listrik dan diperkirakan sudah meninggal dunia.(*)

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Depresi bukanlah persoalan sepele. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, maupun melihat teman atau kerabat memperlihatkan tendensi tersebut, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. (Ar/Lnr)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close