Peristiwa

Kondisi Terkini Pasien Tabrak Beruntun Mobil Patroli Polisi, Satu Harus Jalani Operasi

Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil patroli polisi dan sejumlah kendaraan terjadi di kawasan Kedungkandang, Kota Malang, Selasa (21/1/2020) pagi menimbulkan sejumlah korban. Akibat insiden tersebut, setidaknya ada empat orang korban yang dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

Sebanyak empat korban langsung dilarikan ke RSSA Kota Malang. Keempat korban yang mendapatkan perawatan tersebut adalah Sukadi (58 tahun) warga Kelurahan Lesanpuro, Muchammad Fahmi Fikri  (29 tahun) warga Kebalen Wetan, Aulia Fahda (19 tahun) warga Jalan Jagung Suprapto, dan Ardi Kusuma (18 tahun) warga Jalan Banyu Anyar.

Satu di antara empat korban tersebut pun dikabarkan harus menjalani penanganan lebih lanjut atau operasi pada bagian bahu. Lantaran engsel bahu korban keluar dari jalur dan perlu penanganan khusus berupa operasi.

“Jadi engsel bapak keluar dari jalur, jadi harus dioperasi,” kata Farizal Ilham, yang merupakan menantu dari Sukadi, salah satu korban dalam kecelakaan tersebut.

Ilham menyampaikan, kondisi terkini ayah mertuanya tersebut sudah stabil. Namun masih belum dapat melakukan komunikasi dengan lancar. Pasalnya, ada robekan lumayan parah pada bibir. Sehingga ayah mertuanya tersebut belum dapat melakukan komunikasi dan harus dijahit.

“Bapak akan dirawat inap,” tambahnya.

Selain mengalami luka pada bahu kanan dan kiri, Sukadi menurutnya juga mengalami luka pada bagian bibir. Beberapa bagian tubuh seperti kepala dan kaki juga lecet-lecet. Dokter juga telah melakukan penanganan cepat untuk memulihkan kondisi korban.

“Sudah langsung ada penanganan, tadi Pak Kapolresta Malang juga sudah datang berkunjung,” tambahnya.

Sementara berkaitan dengan kronologi kejadian, Ilham menyampaikan jika ia tak tahu secara mendetail. Pasalnya, saat kejadian ayah mertuanya tersebut tengah berkendara sendirian. Saat itu ayah mertuanya tengah berkendara menuju pasar untuk berbelanja.

“Jadi bapak rutin belanja ke Pasar Gadang, Pasar Besar, juga Pasar Kebalen. Karena di rumah itu buka toko. Saat kejadian seperti apa saya juga kurang jelas,” terangnya.

Sementara itu, keluarga korban M. Fahmi Fikri, Siti Solihah menyampaikan jika kondisi puteranya saat ini sudah stabil dan dapat diajak komunikasi. Luka yang dimiliki Fikri ada pada bagian tangan, kaki, dahi, dan pelipis.

Saat ini, Fikri pun sedang dalam tahap perawatan dokter. Jika diperkenankan untuk pulang, maka akan dilakukan rawat jalan.

“Alhamdulillah sudah membaik. Tadi saya dikabari lewat telepon,katanya yang telepon polisi dari Polsek Kedungkandang, saya pikir awalnya bercanda, tapi ternyata beneran,” terang perempuan berhijab itu.

Solihah juga menyampaikan jika putranya telah dikunjungi oleh Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata. Dalam kunjungan tersebut menurutnya Kapolresta Malang Kota telah dengan tulus menyampaikan permohonan maaf serta memastikan biaya administrasi putranya ditanggung pihak kepolisian.

“Tadi Pak Kapolresta sudah datang dan minta maaf, terus bilang semua biaya ditanggung mereka. Tadi ada beberapa korban, tapi sudah ada yang pulang juga,” ceritanya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan kami, keluarga dari dua korban tersebut tengah menanti di ruang tunggu IGD RSSA. Salah satu putera korban Sukadi bahkan terlihat sangat lemas dan beberapa kali duduk di lantai berselonjor. Sementara yang lain tampak lebih tegar. Sedangkan dua anak dari korban Fikri juga tampak ikut dan digendong oleh ke dua orang tua Fikri.

(Pa/Lnr)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close