Peristiwa

PKB Ingatkan Janji Politik Bupati Bondowoso yang Tidak Akan Relokasi PKL Alun-Alun

Rencana Pemkab Bondowoso melakukan relokasi pedagang kaki lima (PKL) medapatkan sorotan tajam dari Wakil Ketua DPC PKB Miftahul Huda. Menurut dia, jika pemkab tetap merelokasi PKL alun-alun ke tempat lain, maka sesungguhnya Bupati Salwa Arifin telah mengingkari janji politiknya.

“Jika pemerintah saat ini merelokasi PKL, itu artinya bupati tidak konsisten dengan janji politiknya.  PKL yang dulu berjuang memenangkan pasangan Salwa-Irwan hanya dijadikan korban politik. Mereka di-PHP dan ini sebenarnya tidak baik untuk pembelajaran politik,” ucapnya.

Pria yang akrab disapa Miftah itu menegaskan, seharusnya Salwa-Irwan komitmen dengan janji politiknya. PKL alun-alun itu selama ini telah berjuang untuk kemenangan Salwa-Irwan dan kini justru mereka harus kehilangan mata pencarian demi sebuah ambisi politik.  “Masih segar dalam ingatan kita bahwa Salwa-Irwan berjanji untuk mendukung keberadaan PKL di alun-alun,” ujarnya.

Miftah berharap agar pemerintah mengkaji ulang rencana relokasi PKL. Hal itu karena pada saat kampanye politik, Salwa-Irwan berjuang mempertahankan PKL tetap beroperasi di alun-alun. Dan PKL adalah salah satu penopang kekuatan ekonomi dalam segala situasi. PKL harus diberikan bantuan permodalan untuk meningkatkam usahanya.

“Tak perlu relokasi. Silakan diatur dengan baik bagaimana agar keberadaan PKL yang dianggap kumuh itu menjadi wisata kuliner yang menarik,” katanya.(muh/hel)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close