Pemerintahan

Pemkab Bondowoso Ngotot Relokasi PKL Alun-Alun

Kendati Pemkab Bondowoso menuai banyak kritik dari masyarakat terkait relokasi Pedagang Kaki Lima di Alun Alun Bondowoso, namun tetap akan melakukan relokasi PKL dari Alun-alun, ke tempat Wisata Kuliner Jembatan Ki Ronggo, Kelurahan Kota Kulon Kecamatan Bondowoso.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Bupati, Irwan Bachtiar Rahmat, usai menghadiri rapat internal, dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) dan sejumlah pihak terkait

“Pemindahan tetap sesuai skedul. Direncanakan Maret sudah pembangunan, sudah running sehingga maksimal, Februari minggu kedua, harus sudah pindah,” tegas Wabup.

Menurut Wabup, rapat kali ini tidak hanya membahas pemindahan PKL saja.

Tapi terpenting kata dia, bagaimana setelah dipindah ada peningkatan secara ekonomi.

“Baik untuk PKL itu sendiri, maupun untuk masyarakat sekitar. Sengaja diundang, bukan hanya kepindahan, tapi juga dari Dinas Pariwisata,” katanya.

Nantinya, tempat wisata kuliner tersebut juga akan dibangun sebagai tempat wisata.

“Sehingga juga dibicarakan bagaimana anggaran ke depannya. Supaya tempat PKL yang menjadi rujukan kepindahan ini, juga menjadi tempat wisata,” paparnya.

Menurutnya, jika hanya memindahkan PKL itu sangat mudah. Mengingat, peruntukan alun-alun sudah sangat jelas di dalam Perda.

Namun demikian, pihaknya tetap memikirkan kenyamanan PKL.

Jangan sampai setelah relokasi PKL, terus meraka dibiarkan begitu saja.

“Tapi kita punya strategi, bagaimana Jembatan Ki Ronggo jadi destinasi wisata. Sehingga butuh sentuhan ke depannya,” terang Wabup.
(mhl/ery)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: