Hukum dan Kriminalitas

Tak Mau Diajak Ngamen, Pemuda di Malang Bacok Teman Sendiri

Nahas nasib yang dialami Slamet, warga Jalan Kopral Suradi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Pria berusia 45 tahun tersebut dibacok rekannya sendiri hanya karena permasalahan sepele, yakni gegara tak mau diajak mengamen.

Peristiwa tersebut terjadi pada (20/1/2020) pukul 21.12 WIB di kawasan Jalan Mojopahit, Gang Soto Basket, Kelurahan Kiduldalem, Klojen, Kota Malang. Pelaku pembacokan dan pengeroyokan yakni Supri dan temannya Frans. Keduanya merupakan warga Jalan Muharto, Kota Malang.

Kejadian bermula saat korban berada di alun-alun bersama teman wanitanya duduk santai. Tak lama datanglah dua pelaku yang langsung menghampiri korban.

Di situ, pelaku langsung mengungkapkan niatnya untuk mengajak korban mengamen. Namun karena pada saat itu terdapat petugas Satpol PP, korban menolak ajakan pelaku.

Tak jadi mengajak mengamen, pelaku berdalih mengajak korban ke lokasi lain di sekitaran alun-alun yakni di kawasan Jalan Mojopahit. Tanpa curiga, korban meenuruti ajakan pelaku. Namu alangkah kagetnya korban, begitu tiba di sana, pelaku langsung saja mengeroyoknya dan kemudian mengeluarkan senjata tajam lalu membacok korban.

Saat itu, korban sempat terkena sabetan senjata tajam pelaku yang mengenai kepala korban. Tak pelak, darah segar mengucur membasahi wajah korban. Dalam kondisi terluka, akhirnya, korbanpun berlari mencari pertolongan.

Saat itu, teman wanita korban yang mengetahui hal tersebut lantas melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Petugas yang datang ke lokasi juga langsung memberikan pertolongan kepada korban dan mengantarkannya ke rumah sakit.

Setelah itu, petugas tak lama menangkap satu pelaku, yakni Agus yang ikut mengeroyok korban. Sementara satu pelaku yang membacok korban masih dalam pengejaran petugas, karena berhasil melarikan diri terlebih dulu.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, melalui Kapolsek Klojen, Kompol Budi Harianto membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, pihaknya telah menangkap pelaku.

“Masih kami kembangkan menangkap pelaku yang kabur. Pelaku terancam pasal 170 ancaman lima tahun penjara,” pungkasnya.
(as/ery)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: