Hiburan, Budaya dan SeniHiburan, Seni dan Budaya

Bersama Komunitas Pendulum, Para Pekerja Suarakan Hati Lewat Mural

Banyak mural tersebar di berbagai sudut Kota Malang. Salah satu yang cukup mencolok yakni mural-mural di Kampung Tridi Malang. Beberapa lainnya ada di Kampung Sinau, Taman Rekreasi Rolak, dan lain-lain.

Mural-mural tersebut akhirnya menjadikan wilayah itu menarik. Banyak orang yang akhirnya berkunjung atau sekadar berselfie.

Yang terbaru, ada satu mural muncul di jalan sekitar Sardo Swalayan. Menariknya, mural tersebut membawa isu keresahan pekerja. Berkolaborasi dengan Komunitas Pendulum Yogyakarta (komunitas kajian budaya dan media), Komunitas Malang Mural Family menggarap mural tersebut.

“Ada dua quotes, ‘Dibuat nyaman aja’ dan ‘Bareng-bareng Kita Udah Kayak Sarden’,” ucap Arisonarahman ‘Enol’, salah satu anggota Malang Mural Family.

Quotes tersebut, kata Enol, berasal dari para pekerja itu sendiri. Pendulum-lah yang sebelumnya melakukan riset dan wawancara terhadap pekerja-pekerja sehingga akhirnya menghasilkan quotes-quotes tersebut.

“Komunitas Pendulum mengambil tema isu ketenagakerjaan dalam karya mereka.
Mereka mewawancarai soal keresahan para karyawan dan pekerja yang kurang mendapatkan hak-hak mereka,” terang Enol.

Nah, hasil wawancara tadi dirangkum dan dikemas dalam bentuk quotes. Quotes-quotes itu disampaikan dengan media mural di Kota Malang dan Tulungagung.

“Memilih mural karena ingin menyampaikan pesan-pesan ini secara lebih dekat lagi kepada masyarakat,” timpalnya.

Untuk memural tembok tersebut, perizinan sudah dilakukan Enol dan kawan-kawan. Project ini sendiri berangkat dari fenomena para pekerja dengan aneka ranah pekerjaan yang kurang dimanusiakan oleh perusahaan.

“Kami ingin menyampaikan keresahan para pekerja melalui karya ini. Karena terkadang orang yang mempekerjakan lupa untuk memanusiakan pekerjanya. Sementara mereka para pekerja itu mau karena butuh,” paparnya.

Tak hanya bekerjasama dengan Malang Mural Family, untuk menyampaikan isu pekerja lewat seni ini Pendulum juga bekerjasama dengan seniman mural di Tulungagung.

“Karya kolaborasi Pendulum dengan kami ini nantinya akan diikutsertakan dalam pameran seni bergengsi Biennale Jawa Timur,” pungkas Enol. (izz/krn)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close