Hiburan, Seni dan Budaya

Lampion Pernak-Pernik Imlek di Klentheng Tulungagung jadi Pusat Foto Selfie

Perayaan imlek (tahun baru China) selalu identik dengan ornament negeri tirai bamboo. Termasuk memasang lampion di tempat ibadah. Seperti di Tulungagung, untuk merayakan Imlek yang jatuh pada tanggal 25 Januari mendatang, warga Tiong Hoa memasang ratusan lampion di Tenpat Ibadah Tri Dharma Tjoe Tik Kiong.

Ratusan lampion yang didominasi warna merah ini menjadi pemandangan apik saat malam hari dan menjadi spot foto bagi warga sekitar atau yang kebetulan melintas.

Rico misalnya, bapak muda asal Tulungagung ini rela berhenti dan memarkirkan sepeda motornya di halaman Klentheng untuk mengabadikan moment tersebut.

“Tadi pas kebetulan lewat, anak ngajak mampir, pas difoto kok kelihatan bagus hasilnya” terangnya.

Hal serupa juga dilakukan oleh Siti Nurul, ibu muda dari Desa Gendingan. Dirinya rela jauh-jauh ke Klentheng untuk melihat keindahan langsung ratusan lampion pada malam hari itu. bahkan dirinya juga membagikan foto-fotonya bersama sibuah hati kea kun medsosnya.

“Teman teman saya juga banyak yang kepo, pas saya bagikan di medsos, soalnya memang bagus banget kalau malam tiba” ungkap Siti.

Dikonfirmasi mengenai pemasangan lampion ini, Ketua umum Klentheng Tjoe Tik Kiong, Sugiyo Utomo mengatakan, ratusan lampion ini dipasang untuk menyambut tahun baru Imlek (tahun baru china) 2571 dalam penanggalan China. Lampion dipilih karena merupakan ikon perayaan imlek dari tahun ke tahun.

“Warnanya dipilih merah agar menambah suasana menyala ketika dinyalakan di malam hari” jelasnya.

Sugiyo mengakui ratusan lampion tersebut merupakan sumbangan dari donatur serta simpatisan dan warga Tionghoa yang biasanya melakukan ibadah di Klentheng Tjoe Tik Kiong Tulungagung.

Selain memasang lampion, pihaknya juga sudah mengagendakan sejumlah acara dalam menyambut tahun baru Imlek, rangkaian acara digelar mulai 25 Januari hingga 8 Februari mendatang, salah satu kegiatan yang ditunggu tunggu adalah penampilan keseniam khas warga Tionghoa.

“Sedangkan acara puncaknya pada tanggal 24 malam, nanti kami melakukan sembahyang di sini (Klentheng-red),” pungkasnya.
(jp/ery)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close