Peristiwa

Pukul Kepala Pemandu Karaoke, Mantan Napi Masuk Bui Lagi

Nanang Siswanto alias Jinang warga Dusun Sekar Putih, Desa Mendalan Wangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang terancam kembali mendekam di sel tahanan. Setelah sempat dibui karena kasus pencurian, pria 45 tahun itu kembali ditahan polisi karena kasus penganiayaan terhadap seorang pemandu karaoke.

Adalah HN (Inisial) warga Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Sukun, Kabupaten Malang yang menjadi korban penganiayaan. ”Tersangka menganiaya korban dengan cara menampar serta memukul kepala bagian depan dan belakang, serta menendang bagian pantat korban,” jelas Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Nining Kusumawati, Kamis (23/1/2020) malam.

Akibatnya, perempuan 32 tahun tersebut mengalami luka lebam, serta benjolan di bagian kepala serta bibir dan telinganya. Selain itu, korban juga mengeluhkan sakit serta kesusahan saat berjalan, setelah bagian pantatnya ditendang oleh tersangka. ”Dua hari setelah adanya laporan penganiayaan, tersangka berhasil kami amankan saat yang bersangkutan sedang berada di kediamannya,” sambung anggota polisi yang akrab disapa Nining ini.

Berdasarkan laporan kepolisian, aksi penganiayaan terhadap pemandu karaoke ini terjadi pada Senin (20/1/2020) malam. Tepatnya sekitar pukul 18.30 WIB, tersangka Jinang tiba di salah satu kafe sekaligus tempat karaoke keluarga, yang berlokasi di Desa Permanu, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. ”Dari hasil penyidikan sementara, tersangka sempat mengonsumsi minuman keras di lokasi kejadian,” terang Nining.

Setelah sekitar satu jam berada di tempat karaoke, lanjut Nining, tersangka bergegas keluar ruangan karaoke. Di saat bersamaan, korban HN yang baru tiba di tempat kerjanya, tiba-tiba dihampiri oleh tersangka. Tanpa alasan yang jelas, pelaku yang saat itu mabuk seketika menghajar korban.

Aksi penganiayaan tersebut baru terhenti setelah karyawan karaoke dan beberapa tamu mencoba melerai dan menenangkan tersangka. Di sisi lain, korban yang merasa tidak terima, memilih melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Sayangnya, saat digerebek di rumahnya tersangka selalu tidak ada. Dua hari berselang, petugas yang mendapat informasi kepulangan tersangka langsung meringkusnya saat yang bersangkutan berada dirumahnya yang berlokasi di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

”Terhadap tersangka kami jerat dengan pasal 351 KUHP, tentang tindak pidana penganiayaan,” tegas Nining yang hari ini (Kamis 23/1/2020) baru saja dilantik sebagai Kasubag Humas Polres Malang tersebut.

Dari catatan kepolisian, masih menurut Nining, tindak kejahatan yang dilakukan tersangka ternyata bukan kali pertama terjadi. Sebelum diamankan polisi karena kasus penganiayaan, pria yang kini berusia lebih dari kepala empat tersebut juga pernah dipenjara karena kasus pencurian.

”Dari pengakuannya, tersangka pernah melakukan tindak pidana 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, kejadiannya pada tahun 2002 lalu. Tersangka saat itu menjalani masa tahanan karena terbukti mencuri R6 (truk). TKP-nya (Tempat Kejadian Perkara) di Solo, Jawa Tengah,” tutup Nining.
(ash/yah)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: