Peristiwa

Atasi Polemik Pelantikan Pengurus Baru Himpaudi Tulungagung, Dewan Turun Tangan

Pelantikan Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Lembaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Tulungagung rupanya mulai menemui titik terang. Kepengurusan baru yang memilih Sunarmiati dalam Musda yang dilaksanakan pada 14 Desember 2019 lalu rupanya sudah mengajukan pelantikan ke Pengurus Wilayah Provinsi Jawa Timur. “Perkiraan tanggal 11 Februari mendatang pelantikan akan dilaksanakan, baru saja kami mencari tempatnya,” ujar Sunarmiati, saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Jumat (24/01) siang.

Kepengurusan baru yang diajukan ke Pengurus Wilayah Himpaudi Jawa Timur terdiri dari 20 personel yang di antaranya terdiri dari tujuh pengurus harian dan tiga belas ketua bidang.

Ketua baru yang terpilih tersebut pada tahun 2007 sudah menjabat sebagai kepala paud Mulia Hati desa Pelem Kecamatan Campurdarat. Kemudian pada tahun 2012 hingga 2015 dirinya menduduki ketua Himpaudi Kecamatan campurdarat dan sejak tahun 2015 hingga 2019 Sunarmiati menjadi bendahara Himpaudi Kabupaten Tulungagung.

Setelah mendapatkan keterangan terkait masalah yang terjadi, Sunarmiati meminta agar apa yang disampaikan tidak dipublikasi dan menganggap persoalan telah selesai.

Sementara itu, Eko Wahyudi saat dikonfirmasi tidak memberikan respon meski beberapa kali di hubungi melalui sambungan seluler dan jaringan WhatsApp.

Terpisah, ketua komisi A DPRD Kabupaten Tulungagung yang membawahi masalah pendidikan mengaku belum menerima laporan terkait polemik Himpaudi. “Belum, secara resmi belum mendapatkan informasi masalah itu,” kata Gunawan, ketua komisi A.

Politisi Gerindra itu menegaskan akan segera mencari informasi ke Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Tulungagung agar mengetahui permasalahan atau polemik yang terjadi terkait kepengurusan Himpaudi tersebut. “Kita secepatnya akan tanyakan langsung ke Dinas, apa yang terjadi,” terang Gunawan.

Pasca Musyawarah Cabang (Muscab) Himpaudi yang berlangsung dengan demokratis pada tanggal 14 Desember 2019 lalu di Gedung PKK Tulungagung, polemik Himpaudi makin tidak menentu lantaran kepengurusan baru belum juga dilantik.

Dalam Muscab itu, ketua lama yakni Eko Wahyudi harus menelan kekalahan tipis setelah bertarung ketat melawan Sunarmiati. Kepengurusan lama yang dinahkodai Eko Wahyudi kalah dengan hanya mendapatkan 9 dukungan suara dari 20 suara. Sedangkan Sunarmiati unggul tipis dengan 11 dukungan suara.(ana/yah)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d bloggers like this: