Hukum dan Kriminalitas

Penggasak Toko di Jalan Candi Mendut, Ternyata Sehari Satroni Empat Lokasi

Pelaku pencurian yang beraksi menyasar sebuah konter di Jalan Candi Mendut 4, Lowokwaru, Kota Malang pada 23 Januari 2020 lalu, ternyata sebelum beraksi menyasar konter pelaku sudah membuat keonaran dan melakukan penodongan di tiga lokasi lain pada hari yang sama.

Yang pertama, pada lokasi toko bangunan di kawasan Singosari, pelaku sempat membeli sebuah linggis dan sempat sedikit membuat gangguan, karena usil dengan pegawai. Selain itu, saat bertransaksi, pelaku sengaja membawa golok yang itu meresahkan dan membuat takut para pegawai.

“Saya taunya pelaku baru dari toko bangunan itu, karena nota pembeliannya jatuh usai mencuri HP di tempat saya (lokasi konter). Pas kabur saya lempar pakai batu kena punggungnya dia goyang-goyang mau jatuh, tapi nggak jatuh dari motor orangnya, tapi saya lihat ada yang jatuh dari sakunya, ternyata nota dari toko bangunan itu,” jelas M Naeza, pemilik konter yang tiga HP-nya dibawa kabur pelaku.

Mengetahui nota tersebut, korban kemudian berinisiatif untuk mendatangi toko bangunan tersebut. Di sana, korban juga meminta informasi dan bukti-bukti yang selanjutnya digunakan untuk laporan polisi.

Kemudian, lanjut korban dari toko bangunan, pelaku menyasar konter miliknya di Jalan Candi Mendut 4, Lowokwaru, Kota Malang, tempat dimana pelaku dulu pernah membeli HP. Di situ pelaku berpura-pura membeli HP dan kemudian di saat korban lengah, tiba-tiba saja pelaku langsung berlari membawa tiga buah HP yang ia lihat.

“Setelah itu saya posting di media sosial rekaman CCTV nya. Kemudian saya juga sempat tau informasi melalui grup Singosari, jika pelaku beraksi melakukan penodongan di minimarket di kawasan Banjararum, Singosari,” bebernya.

Selain beraksi di minimarket kawasan Singosari, ternyata pelaku sebelumnya juga beraksi di sebuah minimarket di kawasan Jalan Ahmad Yani usai beraksi di konter Jalan Candi Mendut. Di dua minimarket tersebut, pelaku mengambil rokok dengan mengancam menggunakan golok yang ia bawa.

“Informasinya cuma ambil rokok sambil mengayunkan golok untuk menakuti para karyawan. Ciri-cirinya ya sama, pakai baju kotak-kotak, pakai helm, dan beraksi bersama temannya. Tapi satu minimarket, CCTVnya mati, yang hidup cuma di minimarket kawasan Singosari itu,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Lowokwaru, Kompol Rizky Putra Erryka Adi Wijaya S.I.K membenarkan telah menangkap pelaku pencurian pada 25 Januari 2020, dua hari setelah ia beraksi membuat keresahan di empat lokasi.

Pelakunya yakni, Zan Zan Antonio (26) warga Jalan Dr Soetomo II/Kelurahan Turirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang atau Perum BTN, Kelurahan Sumberporong, Kecamayan Lawang, Kabupaten Malang. Zan-Zan diketahui merupakan seorang pedagang bubur keliling.

Saat ditangkap, dari tangan pelaku diamankan dua buah HP, satu buah parang yang ditemukan dikontrakan pelaku, satu sepeda motor yang digunakan sebagai sarana, dan beberapa barang bukti lainnya.

“Pelaku masih terus kami periksa. Satu rekannya masih kami kejar,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, jika polisi membekuk pelaku pencurian HP di kawasan Jalan Candi Mendut pada 23 Januari 2020. Saat itu, pelaku ditangkap saat tengah membeli sesuatu di sebuah toko bangunan. Pelaku sendiri aksinya viral terekam CCTV menggasak tiga HP merek Sony dan Oppo.(as/krn)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d bloggers like this: