Peristiwa

Pendakwah Johny Indo Meninggal Dunia

Masih ingat film Johny Indo yang mengangkat kisah pelarian seorang narapidana kelas kakap dari Nusakambangan pada tahun 1987? Johny Indo, yang juga pemeran tokoh utama dalam film tersebut, meninggal dunia hari ini, Minggu (26/1/2020) pagi sekitar pukul 07.45 WIB.

Hal itu terungkap dalam pesan yang beredar di kalangan wartawan. “Telah meninggal dunia, Nama: Yohanes Hibertus Eijkenbum atau Jon Indo (H Umar Billah). Umur 72 tahun pukul 07.45 WIB,” demikian bunyi pesan yang beredar.

Liku-liku hidup seorang Johny Indo cukup menarik. Sebelum terjun ke dunia seni peran dan akhirnya menjadi pendakwah, pria berdarah Belanda itu terkenal sebagai perampok kelas tinggi.

Aksi perampokan yang dilakukannya sejak 1977 membuat nama Johny terkenal. Johny Indo awalnya dikenal sebagai perampok toko emas di Jakarta dan sekitarnya pada era tahun 1970-an yang dilakukan pada siang hari bersama kelompoknya, Pachinko (Pasukan China Kota).

Aksi paling terkenal Johny Indo adalah merampok toko emas di Cikini, Jakarta Pusat, pada 1979.

Johny Indo berhasil ditangkap di Sukabumi setelah kelompok Pachinko lebih dulu ditangkap.Johny kemudian dijatuhi hukuman penjara 14 tahun dan dijebloskan ke penjara Nusakambangan.

Namun baru tiga tahun menjalani hukuman, ia dan gerombolan berjumlah 34 orang berusaha melarikan diri dari Nusakambangan. Tetapi kemudian ia berhasil ditangkap setelah bertahan selama 12 hari.

Setelah bebas, ia sempat bermain dalam sejumlah film. Selain di film Johny Indo, sejumlah film lain dibintanginya. Antara lain Badai Jalanan, Langkah-Langkah Pasti, Tembok Derita, Susuk, hingga Daerah Jagoan.

Perjalanan karirnya di dunia film berjalan seiring dengan kisah
pertaubatannya. Johny mengganti namanya menjadi Umar Billah. Dia menjadi pribadi yang lembut dan santun. Terakhir, dia dikenal sebagai pendakwah. (red/hel)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close