Pemerintahan

Gelontor Rp 10 M untuk Dua Cold Storage, Kota Batu Antisipasi Panen Raya

Pemkot Batu bakal  membangun cold storage di dua tempat tahun ini.  Pembangunan cold storage itu merupakan strategi memgantisipasi anjloknya harga sayur dan buah harga saat panen raya di Kota Batu.

Biasanya ada sejumlah hasil pertanian yang kerap mengalami harga anjlok saat panen raya. Antara lain tomat, apel, cabai, dan bawang merah.

Cold storage adalah tempat penyimpanan untuk buah-buahan dan sayuran. Dengan alat pendingin tinggi itu, buah dan sayur bakal lebih awet sehingga bisa dipasarkan dengan harga lebih baik kalau pasaran sayur dan buah sudah normal.

Kepala Dinas Pertanian Kota Batu Sugeng Pramono mengatakan, selain untuk penyimpanan produk pertanian bagi petani Kota Batu, dengan adanya cold storage, hasil pertanian juga tidak akan mudah rusak.

“Sehingga petani tidak akan merugi dengan adanya cold storage. Jadi, nanti waktu panen puncak, tempat penyimpanan bisa menyerap dan memberi harga yang menguntungkan petani,” kata Sugeng.

Kepala Bappeda Kota Batu M. Chori menambahkan, pembangunan cold storage rencananya akan diletakkan di dua lokasi. Yakni di Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, dan Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo.

“Dua cold storage ini diperkirakan akan menghabiskan biaya sekitar Rp 10 miliar. Pembangunan cold storage bakal dilaksanakan tahun 2020,” ucap Chori.

Menurut dia, tujuan dibangunnya cold storage adalah meningkatkan nilai tambah produk pertanian. Alat itu diharapkan mampu menampung hasil pertanian saat panen raya sehingga tetap menjaga nilai harga akibat over produksi.
(ir/hel)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close