Peristiwa

BPBD Lakukan Pendataan, Total Rumah Diterjang Angin Kencang di Blitar Selatan Jadi 66

Sehari pasca amukan angin kencang di Blitar selatan, petugas gabungan mulai melalukan kerja bakti pembersihan rumah terdampak. Data terakhir dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, saat ini ada 66 bangunan yang dilaporkan mengalami kerusakan.

BPBD menyebut, 66 rumah itu tersebar di dua kecamatan. Selain di Desa Lorejo, Kecamatan Bakung kerusakan akibat angin kencang juga dilaporkan terjadi di Desa Pasiraman, Kecamatan Wonotirto.

“Selain di Lorejo, Bakung ternyata bencana angin kencang ini juga menerjang Desa Pasiraman, Wonotirto. Setelah BPBD melakukan assessment ke sana, tercatat ada 66 bangunan yang rusak di dua kecamatan tersebut,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Blitar Ahmad Cholik, Selasa (28/1/2020).

Cholik menambahkan, bangunan yang mengalami rusak berat ada tiga. Sedangkan sisanya rusak ringan dan sedang.

“Kemudian ada dua kandang ternak yang juga ikut terdampak. Nah, yang kandang ternak ini yang mengalami kerugian cukup besar.  Karena jumlah ternak cukup banyak. Infonya bahkan ternaknya juga siap panen, jadi kerugiannya cukup besar,” terangnya.

BPBD saat ini masih melakukan assessment untuk menghitung jumlah pasti kerugian yang disebabkan karena bencana tersebut. “Kami dari BPBD langsung melakukan assessment dan kerja bakti. Kalau dari BPBD bantuan nanti berupa material, tetapi masih kita kaji kemampuan anggaran kami. Sementara untuk bantuan berupa sembako langsung diberikan utamanya untuk yang rumahnya rusak parah,” pungkasnya.(*)
(Ar/lnr)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close