Hukum dan Kriminalitas

Waspada, Ada Orang Mengaku Bisa Temukan Motor Hilang, Kasus Ini

Kasus ini nampaknya bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat, khusunya bagi mereka yang kehilangan sepeda motor. Jika terdapat orang yang mengatakan atau menginformasikan telah menemukan sepeda motor yang hilang diharapkan untuk tidak serta-merta menelan atau mempercayai informasi tersebut.

Sebab bisa jadi di tengah kesusahan yang dirasakan masyarakat karena kehilangan sepeda motor, justru dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan sebagai celah untuk berbuat jahat.

Seperti halnya kasus yang dialami Deni Rahmawati, warga asal Turen, Kabupaten Malang. Ia menjadi korban penipuan dan penggelapan oleh seseorang laki-laki berinisial Dwi Nur Sholeh (40), warga Jalan kolonel Sugiono, kelurahan mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Modus yang dilakukan oleh pelaku, yakni berpura-pura telah menemukan sepeda motor korban yang hilang. Saat itu pelaku kemudian meminta imbalan sebesar Rp 1 juta kepada korban sebagai jasa telah menemukan sepeda motornya.

Kemudian pelaku janji untuk bertemu dengan korban di sebuah rumah makan di kawasan Kedungkandang (10/12/2019). Saat itu, pelaku meminta STNK motor korban yang hilang serta BPKBnya. Korban juga diminta untuk membawa uang sebagai imbalan. “Kemudian pelaku memakai motor dengan menggunakan plat nomor palsu seperti milik korban yang hilang. Lalu dia minta STNk dan BPKB asli serta uang tunai. Setelah itu pelaku ini pinjam motor korban lagi dan meninggalkan korban di lokasi pertemuan,”bebernya.

Setelah itu, korban yang sadar ditipu, lantas segera melaporkan ke Polsek Kedungkandang. Kemudian dilakukan pemeriksaan dan olah TKP, baru pada tanggal 26 Januari 2020, pelaku terdeteksi tengah berwisata di kawasan Gondanglegi.

“Di situ pelaku langsung ditangkap. Digeledah di ruang dan tempat kerjanya ditemukanlah motor yang sebelumnya dibawa kabur oleh korban. Setelah dicek pelaku ini juga merupakan residivis kasus curanmor. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan kenakan pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara,” pungkasnya.(as/ay)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: