Pemerintahan

Tarif Parkir Naik, Dishub Kabupaten Malang Bakal Genjot Penghasilan PAD

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tarif parkir di wilayah Kabupaten Malang pada tahun 2020 ini mengalami peningkatan. Kebijakan akan naiknya tarif parkir tersebut, sesuai dengan ketentuan Perda (Peraturan Daerah) nomor 10 tahun 2019 tentang penyelenggaraan perparkiran.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, Hafi Lutfi,menjelaskan untuk parkir sepeda motor tarif yang ditetapkan adalah Rp 2 ribu, mobil Rp 3 ribu, truk Rp 5 ribu, sedangkan truk kontainer tarif parkirnya adalah Rp 6 ribu. ”Jika dibandingkan perda sebelumnya, kenaikan tarif parkir mencapai kisaran Rp 1.000. Sebelumnya tarif parkir motor hanya Rp 1.000 sekarang menjadi Rp 2 ribu. Mobil dari Rp 2 ribu menjadi Rp 3 ribu,” terang Hafi saat ditemui disela agenda Sosialisasi Perda (Peraturan Daerah) Perparkiran di Pendopo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (29/1/2020).

Menurut Hafi, perda terkait pelayanan perparkiran yang diterapkan di tahun 2020, juga lebih detail jika dibandingkan dengan perda sebelumnya. ”Pada perda terdahulu tidak ada rincian terkait besaran (tarif parkir) kontainer, truk ban ganda, dan lainnya. Makanya pada Perda nomor 10 tahun 2019 ini, kita klasifikasikan lebih tinggi (detail),” terang Hafi sembari mengatakan jika kenaikan tarif parkir yang diterapkan mulai tahun ini, sudah disosialisasikan sejak tahun 2019 lalu.

Selain sibuk mensosialisasikan kenaikan tarif parkir, Hafi mengaku jika dirinya juga sedang membagi fokus untuk mendongkrak penghasilan PAD (Pendapatan Asli Daerah). ”Peningkatan target PAD dari sektor parkir di tahun 2020 ini, mengalami peningkatan hingga lebih dari Rp 1 miliar. Tahun ini targetnya Rp 4,6 miliar, sedangkan tahun 2019 lalu target parkir hanya sekitar Rp 3 miliar,” jelasnya.

Guna mendongkrak pendapatan PAD, lanjut Hafi, pihaknya bakal melakukan pemetaan terkait wilayah di Kabupaten Malang yang dinilai berpotensi untuk mendongkrak penghasilan PAD. Salah satunya yaitu di lokasi wisata. ”Selama ini lokasi wisata di Kabupaten Malang parkirannya kebanyakan dikelola oleh karang taruna dan pihak desa setempat. Oleh karena itu, kami akan coba untuk ajak mereka bekerjasama,” ujarnya.

Hafi menambahkan, selain mengandeng pengelola parkiran di tempat wisata. Dishub Kabupaten Malang juga akan berupaya untuk turut menaungi lokasi parkiran di Rumah Sakit dan Puskesmas yang ada di Kabupaten Malang. ”Hal itu kami lakukan tidak semata-mata untuk peningkatan PAD saja. Tapi poin yang lebih mendasar adalah ketertiban tata pengelolaan parkiran,” pungkasnya.(Al/Ay)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: