Pendidikan

Banyak Calon Muncul, Pilkada Kota Blitar Disebut bagain Swalayan Demokrasi

Awal tahun 2020, suhu perpolitikan di Kota Blitar semakin menghangat. Terlihat beberapa calon mengeluarkan jurus jitu untuk meraih pinangan dari parpol yang duduk di kursi parlemen DPRD Kota Blitar.

Kondisi perpolitikan Bumi Bung Karno semakin tambah panas dengan banyaknya calon yang muncul ke permukaan. Misalnya Henry Pradipta Anwar yang merupakan putra sulung Wali Kota Blitar non-aktif Samanhudi Anwar. Lalu ada mantan Wakil Ketua DPRD Jatim Tjujuk Sunaryo, mantan Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Heru Sunaryanta, hingga nama-nama baru macam Lisminingsih, Galih Saksana, dan Mohamad Tobroni (Kak Toni).

Pengamat sosial politik Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar Novi Catur Muspita berpendapat banyaknya bakal calon wali kota/wakil wali kota merupakan angin segar bagi dunia politik di Kota Blitar. Dirinya optimistis hal ini akan mendorong partisipasi politik dan kepedulian politik masyarakat di Kota Blitar.

“Ini (banyak bakal calon) merupakan indikasi banyaknya berbagai kalangan yang ingin memajukan Kota Blitar. Dan ini angin segar bagi demokrasi di Kota Blitar. ini hari semakin banyak gambar-gambar yang terpasang di jalanan. Meski belum tentu terpilih jadi wali kota, kami harapkan dapat ikut mendorong partisipasi masyarakat dalam pemilihan wali kota Blitar pada 23 September mendatang,” ungkap Novi Catur, Kamis (30/1/2020).

Novi menambahkan, dengan banyaknya bakal calon yang muncul, dirinya mengibaratkan hal itu sebagai ‘swalayan demokrasi’. Artinya, dengan banyak pilihan, masyarakat bisa memilih calon sesuai dengan apa yang diinginkannya untuk kemajuan Kota Blitar. “Mungkin ada masyarakat yang ingin program baru setelah dua periode dipimpin incumbent,” imbuh kaprodi Sosiologi Fakultas Sospol Unisba tersebut.

Banyaknya bakal calon juga menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi politik Kota Blitar. Novi berpendapat, masih banyak bakal calon yang masih belum matang dalam memaparkan program kerjanya apabila nanti terpilih sebagai pemimpin  Bumi Bung Karno. Oleh sebab itu, dirinya menyarankan saat ini para bakal calon harus segera menggodok program kerja dan membentuk tim sukses yang solid.

“Kesuksesan calon harus ditunjang oleh tim sukses yang bisa melakukan riset, melihat peta, bagaimana kebutuhan dan aspirasi masyarakat Kota Blitar saat ini, yang diinginkan masyarakat itu apa. Dan jangan lupa, menyusun visi-misi yang relevan dan selaras dengan RPJMD di tingkat nasional, Jawa Timur dan Kota Blitar. Jangan sampai nanti tidak nyambung. Ini yang harus dipahami oleh tim sukses dan jangan lupa untuk turun ke bawah melakukan riset dan jaring aspirasi,” pungkasnya.

(ar/hel)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: