Pemerintahan

Sim Salabim, SK Mutasi Sekretaris Desa Bendilwungu Terbit, Kok Bisa?

Belum genap sepekan dari keluhan sekretaris desa Bendilwungu yang merasa diperlakukan tidak semestinya oleh panitia pengisian perangkat desa, Suharti menerima surat keterangan (SK) mutasi, Kamis (30/01) sore. Suharti menempati posisi baru sebagai Pengadministrasi umum di Kecamatan Sumbergempol atau kembali ke kantor yang sebelum dirinya menjadi sekretaris desa.

“SK mutasi saya turun, ini saya dihubungi agar mengambil ke kantor kecamatan,” kata Suharti.

Dirinya mengaku menerima dengan legowo keputusan atasan yang memindah tugaskan dari Sekdes ke pegawai Kecamatan. “Saya ASN, jadi saya harus siap ditempatkan di mana saja,” ujarnya.

Dirinya berharap agar kejadian yang dialami tidak dialami oleh teman yang lain, pasalnya selain merasa malu proses yang pernah terjadi terbukti tidak memenuhi syarat administrasi.

“Saya memaafkan, apakah itu sengaja atau tidak, tapi semua sudah tau jika proses yang dijalankan salah. Biarlah Tuhan yang membalas, mereka punya kekuasaan dan jika prosesnya benar seperti sekarang saya menerima dan senang,” tutur Suharti.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Arief Budiono saat dikonfirmasi membenarkan jika Surat keterangan (SK) mutasi untuk sekretaris desa Bendilwungu sudah diterbitkan.

“Iya, hari ini sudah diterbitkan dengan ditanda tangani bupati, petikannya nanti kita (BKD),” terang Arief.

Arief membantah jika SK dikeluarkan terlalu mendadak dan atas tekanan pihak lain. Menurutnya, proses pengajuan mutasi yang diterima sudah cukup lama dan memenuhi prosedur.

“Itu diajukan dari dulu, prosesnya sudah lama dan normal. Jadi SK itu turun sesuai dengan ketentuan,” jelasnya.

Karena hendak mengikuti rapat, dirinya tidak dapat memberikan keterangan secara detail kapan permohonan mutasi itu diterima BKD sehingga akhirnya SK diterbitkan. “Maaf, saya mau rapat jadi besok saja,” tambahnya sambil terburu-buru memasuki mobil dinas kemudian berlalu.

Dari petikan surat keputusan bupati Tulungagung nomor 824/13/203/2020 tentang Pemindahan Pegawai Negeri Sipil itu ditetapkan sejak tanggal 7 Januari 2020 lalu.

Hampir satu bulan dari tanggal penetapan, SK tersebut tidak pernah diterima Suharti sehingga saat pengumuman pendaftaran perangkat desa dari unsur sekretaris desa Bendilwungu.

Namun proses itu kemudian dibatalkan atas perintah Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo dan menyatakan jabatan Suharti tetap menjadi sekretaris desa Bendilwungu secara sah.

Kini, Suharti resmi menerima SK tersebut dan akan menempati jabatan baru di kantor Kecamatan Sumbergempol.(ana/yah)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close