Hukum dan Kriminalitas

DPO Kasus Curanmor Asal Kabupaten Malang Berhasil Diringkus

Jajaran Polsek Kepanjen bersama Satreskrim Polres Kepanjen meringkus pelaku kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kerap kali beraksi di wilayah Kabupaten Malang. Pelaku akhirnya dapat tertangkap sejak ditetapkan sebagai DPO pada tahun 2019 lalu.

Pelaku bernama Suhri (29) merupakan warga Dusun Sumberduren, Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang diamankan pada Rabu (29/1/2020) lalu. Suhri ternyata merupakan seorang residivis tahun 2013 dan 2015 dengan kasus yang sama.

Menurut penuturan pihak kepolisian, pelaku melakukan aksinya dengan motif untuk mencari makan. “Karena untuk mencari makan, pelaku tidak bekerja alias pengangguran,” ungkap Kapolsek Kepanjen AKP Yatmo.

Pelaku melakukan aksinya bersama temannya yang sampai saat ini juga masih dalam pengejaran atau buron. Pelaku menggunakan alat kunci T untuk membobol sepeda motor korban.

“Dia (tersangka) melakukan aksinya dengan menggunakan kunci T dan langsung dibawa kabur,” tambah Yatmo.

Korban yang melaporkan kejadian tersebut 7 Oktober 2019 ke Polsek Kepanjen bernama Irfan Ribut Nurfianto, warga Desa Clumprit, Kecamatan Pagelaran. Korban mengaku sepeda motornya dicuri saat diparkir dan berada di area Stadion Kanjuruhan.

Dari hasil penangkapan pelaku, petugas kepolisian menemukan barang bukti yang telah dicuri berupa sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi N-5279-DL berwarna biru.

Penuturan petugas, tersangka akan dijerat pasal pencurian. “Tersangka akan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan pidana berupa kurungan penjara paling lama 7 tahun penjara,” tegasnya.
(Ta/lnr)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: