Peristiwa

Munculnya Kerajaan Fiktif Diresahkan Takmir Masjid, Kapolres Tulungagung Berikan Solusi Astuti

Safari Sholat Jumat yang dilaksanakan rutin Kapolres Tulungagung kembali menyambangi masjid. Kali ini Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama Pejabat Utama (PJU) melaksakan Salat Jumat di Masjid Sabilul Muttaqin Desa Bungur Kecamatan Karangrejo.

“Banyaknya kerajaan yang tiba-tiba, seperti Ratu Sejagat atau Sunda Empire ini sebelumnya tidak kita duga dan tidak kita sadari, namun ada,” kata KH. Ali Kahfi Nurul Huda Ketua Takmir Masjid.

Dirinya meminta agar dalam kesempatan itu, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia memberikan masukan agar masyarakat dalam menerima dan menyikapi informasi yang berkembang tidak keliru.

Dalam sambutannya, EG Pandia langsung mengapresiasi yang disampaikan takmir Masjid Sabilul Muttaqin dan menegaskan bahwa jargon Astuti merupakan solusi yang sangat diterima.

“Agunge Sikap Tulung Tinulung atau Astuti menjawab permasalahan yang selama ini telah memecah kerukunan,” kata Pandia.

Dalam menerima informasi, Kapolres meminta agar koordinasi antara masyarakat dan polisi terus ditingkatkan agar masyarakat tidak menelan berita bohong atau hoax.

“Banyak ajakan untuk saling membenci, padahal itu hoax. Untuk itu kita selalu memberi pengertian agar masyarakat menyadari pentingnya persatuan dan persatuan,” terangnya.

Selama ini, jargon Astuti telah mampu menyelesaikan masalah keluarga dan lingkungan. Tidak semua masalah menurut Kapolres harus diselesaikan dengan jalur pidana dan hukum normatif.

“Astuti akan menyelesaikan masalah yang terjadi, jadi pihak kita ada Babhinkamtibmas dan juga pihak desa,” paparnya.

Perguruan silat yang sering bentrok juga menjadi perhatian EG Pandia, dirinya meminta agar semua kelompok dapat menahan diri.

Dalam kesempatan itu Kapolres Tulungagung juga memberikan bingkisan untuk jamaah berupa Alquran dan perlengkapan ibadah.

(ab/krn)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: