Pemerintahan

Kota Batu Punya Pasar Sayur Baru, Hari Ini Di-launching Wali Kota

Setelah pembangunannya sempat terhenti, Senin (17/2/2020) dilakukan grand launching di Pasar Unit Sayur Kota Batu. Launching dilakukan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

Dalam launching itu, Dewanti didampingi Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, Sekretaris Daerah (Sekda) Zadiem Effesiensi. Launching juga hadiri kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan sebagainya.

Launching itu dilakukan dengan pemotongan tumpeng, menerbangkan balon berwarna-warni, juga menyerahkan kunci secara simbolis kepada salah satu pedagang Pasar Unit Sayur Kota Batu.

Kemudian Dewanti meninjau beberapa kios yang ada di sana. Jumlahnya ada 136 kios, dan 138 los.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu Arief Setyawan mengatakan, pasar sayur itu sebelumnya bangunan yang tidak permanen, relatif kumuh, kurang rapi, area parkir di sekeliling banyak lubang sehingga waktu hujan becek. Atas dasar itulah, akhirnya dilakukan pembangunan Pasar Sayur Kota Batu.

“Kemudian dibangunlah pasar ini pada tahun 2017 untuk tahap pertama. Anggarannya Rp 8,8 miliar di lahan seluas 3 ribu meter persegi,” ucap Arief.

Kemudian pada 2018, Pemkot Batu belum bisa melanjutkan pembangunan tahap dua lantaran ada beberapa kendala. Kemudian dilaksanakan tahap dua ahun 2019 lalu dengan nilai kontrak Rp 5 miliar.

“Jika tahap pertama pembangunan kios, kalau tahap 2 ini pekerjaan kontruksi atap dan pembangunan los sejumlah 138 los, ditambah beberapa untuk packging paving,” imbuhnya.

Hanya saja, pada tahap 2, ada pembenahan lantai lantaran pedagang tidak suka dengan keramik. “Pedagang lebih senang pakai lantai kasar semen seperti ini. Sehingga keramik dibongkar dan diperbaiki,” tambah Arief.

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menambahkan, dibangunnya pasar sayur ini bisa membuat perekonomian pedagang lebih lancar. Kemudian bisa lebih aman, nyaman, tentram, dalam berdagang.

“Pembangunan ini untuk kebaikan, kelancaran agar pasar sayur berjalan dengan lancar, aman, nyaman tentram dan tambah laris. Tambah barokah rezekinya supaya semua bisa umrah bersama,” ucap Dewanti.

Jika pasar sayur bisa terasa nyaman, dengan demikian akan berimbas pada kenyaman pembeli. Sehingga pembeli tidak segan untuk membeli di pasar sayur Kota Batu.

“Di balik launching ini saya bersyukur, meskipun sempat sedih. Juga Pak Punjul, Pak Zadiem. Soalnya, beberapa saat lalu sempat gagal dalam melakukan lelang pembangunan tahap 2 tahun 2018 silam. Tapi akhirnya saat ini bisa berdiri dan pedagang bisa jualan,” ungkapnya. (ir/hel)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: