Ekonomi

Akhirnya, Beras Sosial BPNT di Tulungagung Disediakan Bulog, Kwalitas Beras Premium

Dinas Sosial KBPP dan PA Kabupaten Tulungagung memastikan bekerja sama dengan Bulog untuk menyuplai pasokan beras dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Hal itu resmi dilakukan setelah pihak Dinas Sosial dan Bulog serta para penyuplai bertemu, Rabu (04/03) siang.

“Dinas Sosial memberikan mandat pada bulog untuk menjadi manajer suplayer, karena sebelumnya suplayer ini sudah ada dari Dinas maka bulog meneruskan dengan persyaratan dan perjanjian yang harus disepakati,” kata Kepala Bulog Sub Divre V Tulungagung, Irli Dwi Putri.

Karena alur distribusi sudah tinggal meneruskan, pihak Bulog menyediakan beras sesuai yang disepakati antara pihaknya dengan dinas sosial.

“Beras yang disepakati adalah beras premium, karena bulog yang mengeluarkan maka kwalitas beras premium kami jamin,” ujarnya.

Bulog memberikan harga per kilogram pada suplayer sebesar 10.600 rupiah. Sedangkan suplayer ditentukan menjual ke agen seharga 11. 500 rupiah dan harus melalui beberapa tahapan sebelum disalurkan ke agen BPNT.

“Suplayer harus siap angkutan untuk distribusi dan proses kemasan,” tambahnya.

Jika hitungan kasar yang dapat diambil dari keuntungan suplayer adalah 300 rupiah per kilogram. Kemudian, agen menjual ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan harga 12000 rupiah atau dapat mengambil keuntungan 500 rupiah per kilogram.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tulungagung yang juga merupakan wakil ketua tim koordinasi Bantuan Pangan Non Tunai, Tatang Suhartono menegaskan jika beras yang disalurkan merupakan hak warga miskin. Untuk itu, Tatang berpesan pada para suplayer agar tidak memanfaatkan situasi dan mencari keuntungan pribadi yang tidak berpihak pada masyarakat penerima.

“Prinsip yang kita pegang harga beras sampai di lokasi atau KPM maksimal harga sama dengan kwalitas yang sama. Hanya kemudian jika kwalitas beras lebih baik dari yang ada dipasaran, masuk akal jika harga lebih tinggi. Namun, ini harus bisa dijelaskan ke masyarakat apa saja kelebihan beras premium ini dibanding dengan yang ada di pasaran,” tegasnya.

Tatang juga menjelaskan, kerjasama yang dilakukan dengan Bulog mengacu pada surat edaran dari kementerian sosial yang salah satu alasannya agar beras bulog dapat terserap untuk masyarakat.

“Agar beras bulog ini dapat terserap di masyarakat, maka kita bekerjasama dengan beras kualitas yang bagus atau premium,” terangnya.

Kerja sama tersebut sekian dicatat dengan notulensi, semua pihak menandatangani surat kesepakatan yang telah disetujui masing-masing pihak.
(Ab/Yah)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: