Ekonomi

Bantuan Beras Tak Lagi Apek, Penyalur Ikut Senang

Disalurkannya beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan kualitas premium juga berdampak pada agen yang bertugas menyalurkan langsung ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Tulungagung. Hal itu diungkapkan oleh Supatmi Lestari pemilik agen Prima Lestari yang berada di Desa Pucung Kidul Kecamatan Boyolangu.

“Sebelumnya masyarakat mengeluhnya ke agen, ada yang bilang berasnya kok kuning, ada juga yang bilang Apek dan banyak keluhan lain,” kata Lestari, Kamis (05/03) siang.

Selain keluhan Apek, para KPM sebelumnya juga mengeluhkan telur yang tidak bersih atau terkesan telur timbunan yang sudah lama. Namun, kini bantuan telur menurutnya lebih fresh dan jumlahnya sekitar 17 butir atau sekilo lebih.

“Dulu saya selalu minta telurnya dihabiskan dulu, daripada terlalu lama akhirnya busuk malah tidak dapat dinikmati. Tapi sekarang telur yang kita terima juga lebih bagus dan jumlahnya lebih banyak,” ujarnya.

Meski mengeluh, masyarakat tetap menerima bantuan sosial dari pemerintah tiap bulan tersebut. Lanjut Lestari, masyarakat dan dirinya selalu berharap agar bantuan beras dan telur yang diterima dapat berubah lebih baik dan layak konsumsi.

“Akhirnya hari ini, Alhamdulillah beras yang kita terima memang beras dengan kualitas baik. Saya saja yang agen senang, pasti penerima sembako yang berupa beras dan telur ini juga senang,” paparnya.

Warga berharap agar kualitas yang sudah baik dan layak ini terus dipertahankan dan tidak terulang dengan datangnya beras yang seperti bulan sebelumnya.

“Beberapa bulan memang beras yang kami terima kurang layak, semoga tidak kembali mengalami hal demikian,” terang Lestari.

Melihat langsung reaksi masyarakat yang begitu senang menerima beras premium yang diterima itu, Kepala seksi pengadaan Bulog Sub Divre V Tulungagung, mengaku bersyukur dan akan terus berusaha menjaga kualitas beras yang digunakan sebagai bantuan sosial ke masyarakat miskin itu.

“Alhamdulillah, kami turut bersyukur karena beras yang kita salurkan ini dapat diterima masyarakat dengan senang hati. Penyaluran beras premium ini tidak ada masalah,” kata Subandi.

Perum Bulog menurut Subandi akan sangat memperhatikan kualitas beras sehingga kerja sama yang dilakukan bersama suplayer dan juga dinas sosial dapat berjalan lancar hingga akhir tahun.

“Kita berharap hal ini berjalan hingga akhir tahun, dan kita menyiapkan beras untuk program Bantuan Pangan Non Tunai ini,” pungkasnya.
(Ab/Yah)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: