Hiburan, Budaya dan Seni

Inilah Film-Film Psikopat Ngeri dengan Karakter Anak-Anak

Pengakuan NF (15 tahun), gadis  pembunuh bocah usia 6 tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat, membuat nalar sehat siapa pun terguncang hebat.

Naluri membunuh yang tak terbendung, ekspresi yang tak terlihat berdosa dan tanpa penyesalan, serta adanya ungkapan puas atas pembunuhan yang dilakukan NF telah membuat masyarakat dan kepolisian dibuat tercengang.

Apalagi motif pembunuhan dengan cara mencekik dan membenamkan bocah berusia 6 tahun yang merupakan tetangga rumahnya ke bak mandi serta memasukkan mayatnya  ke lemari kamar pelaku disebutnya terinspirasi dari film-film horor sadistik yang ditontonnya.

Hal ini tentunya menjadi warning keras bagi para orang tua untuk semakin intensif mendampingi berbagai tontotan yang kini mudah diakses oleh siapa pun dan usia berapa pun.

Dari beberapa penelusuran wartawan, film-film psikopat-horor dengan tokoh utama anak-anak memang telah menjadi bagian industri perfilman hingga saat ini. Sebut saja Chuky, film horor dengan karaker boneka yang dirasuki setan dan mampu berbuat kejahatan begitu sadis. Film ini juga jadi inspirasi NF, seperti disebutnya selain Slender Man.

Masih ada beberapa deretan film yang wajib orang tua untuk tak memberi izin anak-anak berusia di bawah 17 tahun melihatnya.

Wartawan media ini merangkumnya dari berbagai sumber sebagai referensi agar tontonan yang tak cocok dengan usia anak-anak diketahui para orang tua.

1. Orphan (2009)

Walau berjudul Orphan yang diterjemahkan anak yatim piatu, film yang digarap  Jaume Collet-Serra tahun 2009 tersebut tak bercerita tentang yatim piatu. Tapi tentang kengerian yang ditimbulkan oleh sosok anak perempuan berusia 9 tahun bernama Esther. Esther yang yatim piatu diadopsi oleh pasangan keluarga setelah anak ketiga mereka meninggal.

Ternyata Esther yang terlihat manis, mudah bergaul, dan pintar menggambar adalah sosok psikopat sadis. Berbagai pembunuhan yang mencengangkan terjadi pada setiap keluarga yang mengadopsi dan terlena dengan penampilannya.

Sampai akhirnya, terkuatlah rahasia siapa sebenarnya sosok Esther. Ternyata, dia bukanlah anak berusia 9 tahun, tapi wanita dewasa berumur 33 tahun yang mengidap penyakit hypopituitary, yaitu pertumbuhan tubuhnya terhenti di umur 9 tahun. Penyakit yang membuat Esther depresi dan menjadikan dirinya sosok psikopat.

Film Orphan sempat hits  tahun 2009 dan kini bersiap dibuatkan prekuelnya dengan judul Esther.

2. We Need to Talk About Kevin

Diangkat dari novel tahun 2003 yang ditulis Lionel Shriver dengan penerbit Serpent’s Tail, kisah pembantaian di sekolah menengah atas oleh sosok remaja bernama Kevin diangkat ke layar lebar tahun 2011.

Kevin adalah putra dari Eva Khatchadourian dan Franklin Plaskett. Diceritakan Kevin sejak bayi tak begitu dekat dengan sosok ibunya. Berbagai cara membuat Eva tersudut dan marah besar dilakukannya hingga sempat membuat tangan Kevin patah.

Beranjaknya usia, psikologi Kevin semakin terganggu. Hingga persitiwa Kevin mengunci beberapa siswa di gimnasium sekolah dan membunuh mereka dengan busurnya terjadi.

Tak hanya itu. Kevin pun membunuh ayahnya Franklin dan Celia adik kandungnya.

Walau mendapat apresiasi cukup tinggi dari para kritikus dan menjadi film dengan penghargaan cukup banyak,  film ini tak direkomendasikan untuk anak-anak di bawah 17 tahun.

3. Case 39 (2009)

Kasus 39 merujuk pada seorang anak perempuan bernama Lilith yang awalnya memiliki masalah selalu tidur di sekolah. Kasus 39 ditangani oleh Emily Jenskin,  pekerja sosial.

Dari hasil pengamatan Emily, ternyata keberadaan Lilith selalu diikuti dengan berbagai keanehan dan kematian mengenaskan. Ternyata, Lilith merupakan anak titisan iblis sehingga semenjak kedatangannya, siapa pun akan mengalami kematian mengerikan olehnya.

4. The Bad Seed

Rhoda Penmark adalah anak perempuan ideal dalam pandangan orang tua mana pun. Sopan, pintar dan bijak di usia kecilnya, yaitu 8 tahun, ternyata hanya sebuah kedok.

Rhoda pintar menyimpan sisi psikopat yang mengerikan secara rapi sehingga mampu menipu banyak orang. Sampai akhirnya terkuaklah kesadisan dan sisi psikopat yang diwarisi dari neneknya.

5  The Village of the Damned

Diangkat dari novel “The Midwich Cuckoos” karya John Wyndham, penonton akan disuguhi anak-anak yang memiliki kemampuan telekinesis dan telepati yang mampu membuat mereka berkomunikasi satu sama lain.  Serta tentunya berbuat di luar nalar anak-anak seusianya, yaitu menyuruh orang-orang dewasa menyakiti dirinya sendiri. Atau yang paling buruk, bunuh diri.

Anak-anak yang dilahirkan secara bersamaan dan berjumlah 10 orang, satu meninggal dalam persalinan, memiliki perbedaan mencolok secara fisik. Kulit pucat, rambut putih, mata yang bisa berubah warna dan kecerdasan tinggi membuat mereka menjadi sosok-sosok mengerikan.

Film karya sutradara John Carpenter serta penulis David Himmelstein ini tayang perdana pada 28 April 1995. (dn/hel)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: