Peristiwa

Baru Nikah, Wanita asal Kabupaten Malang Ditemukan Meninggal Mengenaskan di Area Perkebunan

Warga Dampit, Kabupaten Malang digegerkan dengan temuan mayat berjenis kelamin perempuan. Mayat ditemukan terkapar di kebun sengon dan tebu yang berlokasi di kawasan Dusun Sumbersari, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jumat (3/4/2020) pagi.

Menurut Camat Dampit Eko Wahyu Widodo, jenazah yang ditemukan bersimbah darah tersebut diketahui warga Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Sedangkan identitas jenazah yang diperkirakan berusia 40 tahun itu, diketahui bernama Suliani.

”Iya identitas korban memang warga Pamotan, tapi ditemukan meninggal di Desa Jambangan. Kasusnya hingga kini masih didalami pihak kepolisian,” kata Camat Dampit saat dikonfirmasi media online ini, sesaat setelah mendatangi lokasi kejadian bersama dengan pihak kepolisian, Jumat (3/4/2020).

Adalah Sumali warga Dusun Sumbersari, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang yang kali pertama menemukan jenazah wanita tersebut. Saat itu, sekitar pukul 06.00 WIB saksi berniat pergi ke kebun miliknya yang berlokasi tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Saat melintas di pepohonan pisang di dekat kebunnya, Sumali melihat ada seonggok mayat wanita yang tergeletak di sekitar kebun miliknya. Mengetahui kejadian tersebut, saksi beserta warga lainnya memilih untuk melaporkannya ke perangkat desa setempat sebelum akhirnya dilanjutkan ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, Muspika Kecamatan Dampit, Polsek Dampit, dan Kapolres Malang AKBP Hendri Umar yang saat itu didampingi Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, serta Tim Inafis Polres Malang dan petugas gabungan bergegas menuju ke lokasi kejadian.

”Tadi pas saya ke TKP bareng polisi, memang ada luka memar dan keluar darah di bagian kepala korban. Tapi masih diselidiki apa penyebab kematiannya,” kata Camat Dampit, saat ditanya terkait dugaan korban yang meninggal karena pembunuhan.

Dari informasi yang dihimpun media online ini, beberapa waktu lalu korban diketahui baru pulang dari luar negeri, setelah sempat menjadi TKW (Tenaga Kerja Wanita).

”Informasinya korban ini juga baru saja menikah. Katanya beberapa warga tadi, nikahnya sekitar 1 tahun lalu,” ucap Eko.

Namun demikian, Eko belum bisa memastikan apakah pernikahan tersebut berlangsung setelah korban pulang dari luar negeri karena menjadi TKW. Namun yang pasti, sang suami dari Suliani tersebut sedang dicari pihak kepolisian untuk dimintai keterangan.

”Suaminya kerja sebagai pemborong buah-buahan,” celetuk Eko saat ditanya terkait identitas sang suami.

Di sisi lain, pihak kepolisian dari Polres Malang dan Polsek Dampit masih terus mendalami hasil olah TKP yang berjarak sekitar 4 kilometer dari kediaman korban.

Selain itu, polisi juga sedang memburu keterangan dari beberapa saksi. Tujuannya adalah untuk mengungkap penyebab kematian wanita, yang diketahui memiliki usaha ternak puyuh dan meninggalkan dua orang anak tersebut.

”Kasusnya masih dalam penyidikan, kami masih mendalami hasil olah TKP dan keterangan dari beberapa saksi. Jenazah saat ini masih diautopsi di RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar, Malang) guna memastikan apakah korban meninggal karena dibunuh,” ujar Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo. (ash/yah)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: