Berita

Bagaimana Nasib Ojek Online di Jakarta di Masa PSBB? Begini Kata Anies Baswedan

INDONESIAONLINE – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan resmi diberlakukan di Jakarta pada Jumat (10/4/2020) mendatang.

Segala jenis kegiatan dikurangi, kecuali delapan sektor strategis.

Akses terhadap kebutuhan pokok secara rutin menjadi faktor yang harus bisa dijamin oleh pemerintah.

Namun, bagaimana nasib para ojek online di masa PSBB?

Terkait hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan penjelasan.

Anies Baswedan mengatakan jika akan ada pembatasan jumlah orang dalam setiap kendaraan.

Nantinya akan ada batasan jumlah orang yang bisa naik di kendaraan yang akan diatur dalam peraturan secara detail.

Namun, Anies menjelaskan jika kegiatan logistik tak akan dibatasi.

Ia ingin agar masyarakat masih bisa memenuhi kebutuhan masing-masing.

Lebih lanjut, Anies menjelaskan secara prinsip jika Jakarta sudah menerapkan PSBB sejak tiga pekan lalu.

Tapi saat ini PSBB telah dibarengi dengan tindakan penegakan hukum.

Sebelumnya diketahui, Menteri Kesehatan Terawan Agus sudah menyetujui usulan dari Anies Baswedan untuk status PSBB.

Memang ada perbedaan saat status tersebut diterapkan.

Salah satunya ialah mengenai ojek online.

Merujuk ke Permenkes tentang PSBB dijelaskan selama PSBB, ojek online dilarang mengangkut penumpang dan hanya diperbolehkan mengantar barang.

Lampiran Permenkes tersebut berbunyi : “Layanan ekspedisi barang, termasuk sarana angkutan roda dua berbasis aplikasi dengan batasan hanya untuk mengangkut barang dan tidak untuk penumpang.”

(Dk/Lnr)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
%d bloggers like this: