Kesehatan

Dibanding Karantina di Shelter, Warga Kota Batu Pilih Isolasi Mandiri di Rumah Pribadi

Dengan bertambahnya pasien yang sembuh dari Covid-19 di Kota Batu, sudah tidak ada lagi yang menempati shelter isolasi di Hotel Mutiara Baru.

Hanya saja jika dibutuhkan tempat itu tetap digunakan untuk karantina.

“Sekarang yang isolasi di shelter sudah tidak ada, sehingga tempatnya kosong bagi yang positif Covid-19,” ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu M. Chori.

Jika nantinya terdapat pasien konfirm positif Covid-19 ingin melakukan isolasi, shelter tersebut tetap dibuka.

“Kalau ada yang isolasi di shelter ya dipersilahkan. Sebelumnya juga sempat ada orang tanpa gejala (OTG) yang isolasi di shelter juga dipersilahkan,” imbuhnya.

Sedangkan hingga saat ini yang memilih isolasi mandiri di rumah mencapai 21 orang.

Sebelumnya sebagian dari mereka sempat menempati shelter, namun memilih kembali ke rumah masing-masing setelah ada persetujuan.

“Itu merupakan warga Desa Giripurno yang sebelumnya di shelter, kemudian mereka meminta kembali ke rumah masing-masing asalkan tetap di rumah,” jelas Chori.

Sementara itu untuk pasien positif yang menjalani perawatan di rumah sakit terdapat 9 orang. Pasien yang sembuh mencapai 21 orang dan meninggal dunia 4 orang.

Lainnya hingga Jumat (26/6/2020) orang dalam risiko mencapai 7.557 orang, 1.622 orang di antaranya sedang dipantau, dan 5.935 orang selesai pemantauan.

Kemudian orang tanpa gejala (OTG) ada 394 orang, dengan 88 dalam pemantauan, dan 306 selesai pemantauan.

Lalu orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 324 orang, dalam masa pemantauan tersisa 22 orang dan 302 selesai pemantauan. Sedangkan Pasien dalam pengawasan (PDP) terdapat 109 orang, dengan 37 dalam pengawasan, lalu 61 selesai pengawasan, dan 11 orang meninggal dunia. (Irs/Lnr)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close