Kesehatan

Yel-Yel ‘Yes Or No’ jadi Penyemangat Warga Kampung Tangguh di Jember Hadapi Covid-19

Banyak cara dilakukan untuk memberikan semangat warga dalam masa pandemi Covid-19, tidak terkecuali yang dilakukan oleh warga di Perumahan Taman Anggrek Regency Lingkungan Karanganyat Kelurahan Tegal Besar, Kaliwates, Jember. Salah satunya dengan yel-yel penyemangat saat warga mendirikan Kampung Tangguh Semeru.

“Kampung Tangguh Semeru? Yes, Corona? No, Taman Anggrek Semangat Lawan Covid-19? Yes, Disiplin adalah Vaksin? Yes Yes Koh” begitulah yel-yel yang disampaikan Ketua Pos Kampung Tangguh, Imam Bukhori bersama warga saat menyambut Kedatangan Kapolres dan Dandim dalam rangka meresmikan Kampung Tangguh Semeru.

Sebagai informasi, didirikannya Kampung Tangguh Semeru di lingkungan itu, dipicu dengan adanya 5 warga dalam satu keluarga yang terpapar Covid-19.

“Kampung Tangguh ini kami prakarsai bersama warga perumahan, setelah 5 warga kami dalam satu keluarga dinyatakan positif Covid-19. Alhamdulillah kami bersama warga lainnya bahu membahu membantu kebutuhan keluarga tersebut. Saat ini 3 anaknya sudah pulang dan melakukan karantina mandiri. Dan kami bersama-sama secara gantian mengirimkan berbagai kebutuhan setiap harinya,” ujar Imam membenarkan info pendirian Kampung Tangguh Semeru di wilayahnya, Sabtu (27/6/2020).

Imam melanjutkan, saat ini jumlah warga keseluruhan di Perumahan Taman Anggrek terdapat 426 jiwa dari 109 KK. Disaat ada satu keluarga yang terpapar covid-19, banyak warga yang berempati dengan mengirimkan kebutuhan tidak hanya makanan, tapi juga berbagai suplemen untuk meningkatkan Imun.

“Ada yang kirim madu klanceng, kirim sari jahe maupun temulawak. Di perumahan kami, tidak memandang status sosial, apakah dia kaya atau tidak. Tapi yang kami lakukan adalah membantu memenuhi kebutuhan, ketika ada yang harus isolasi mandiri. Meski uang banyak tapi tetap tidak memenuhi kebutuhan, di sinilah kami semua hadir memberikan kebutuhan,” ujarnya pula.

Sementara Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono melalui Kapolsek Kaliwates Kompol Edy Sudarto, dalam kesempatan tersebut mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh warga Perumahan Taman Anggrek. Tidak hanya saat ada warganya yang terpapar Covid-19, tapi cara penanganan dan pencegahan yang dilakukan juga patut diapresiasi.

“Apa yang dilakukan oleh warga Perumahan sini sudah cukup bagus dalam membantu sesama warga yang terkena musibah. Seperti 1 keluarga terpapar Covid-19, mereka tidak memandang status sosial, tapi lebih mengedepankan apa yang dibutuhkan dan apa yang bisa dibantu. Ini cukup bagus,” ujar Edy Sudarto.

Tidak hanya itu, upaya pencegahan dengan cara melakukan penyemprotan disinfektan terhadap warga luar perumahan yang bertandang. Maupun dengan memberi masker cuma-cuma, menurut Kapolsek juga layak diapresiasi. Hal ini mencerminkan jika warga di Perumahan Taman Anggrek benar-benar menerapkan protokol Covid-19.

“Tadi juga dijelaskan oleh Ketua Pos, jika pemeriksaan kesehatan dan pemberian masker tidak hanya dilakukan terhadap warga perumahan saja. Tapi juga kepada pedagang sayur yang biasa masuk ke perumahan, maupun pencari rumput di perumahan. Ini bentuk kepedulian yang bagus dan saya kira layak dicontoh oleh perumahan-perumahan lainnya,” tandasnya.

Dalam peresmian Kampung Tangguh yang dilakukan Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono dan Dandim 0824 Jember Letkol. Inf. La Ode M Nurdin, juga dihadiri jajaran Muspika. Di mana peresmian Kampung Tangguh dengan yel-yel “Yes or No” ini ditandai dengan pemotongan pita di pintu masuk perumahan.(mam/dn)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close