Serba-Serbi

Sahabat Kisahkan Ketampanan Rasulullah Pudarkan Keindahan Purnama

Rasulullah SAW menjadi manusia pilihan Allah SWT untuk mengajarkan Islam kepada umat muslim. Rasulullah SAW dipilih Allah SWT dan memiliki jalur nasab yang sangat suci.

Bukan hanya itu. Rasulullah SAW juga memiliki akhlak yang sangat suci.

Ustadz Khalid Basalamah dalam sebuah kajian menyampaikan, salah satu bukti kesucian Rasulullah SAW adalah ketika Rasulullah SAW naik ke atas bukit dan menyampaikan ajaran Islam.

Saat itu Rasulullah SAW berkata, “Hai orang-orang Quraisy, jika aku sampaikan di depan gerbang ada pasukan musuh akan menyerang kalian, apakah kalian percaya?”

Maka seluruh orang Quraisy saat itu berkata, “Iya, karena kami belum pernah mendengar kamu berdusta sekalipun.”

Lalu Rasulullah SAW berkata, “Ketahuilah, saya utusan Allah SWT, di antara dua tangan saya ada dua siksa.”

Maka sejak saat itu, perjuangan Rasulullah SAW untuk memperkenalkan ajaran Islam dimulai. Rasulullah SAW terus berjuang di jalan Allah SWT sebagaimana yang telah diperintahkan. Hingga pada akhirnya, Islam berkembang dan diimani sampai sekarang.

Terlepas dari perjuangan yang sangat luar biasa, dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW juga memiliki ciri fisik yang luar biasa sempurna. Beliau dinaungi kegagahan seluruh dunia.

Rasulullah SAW memiliki ciri fisik  tidak terlalu tinggi ataupun pendek. Dadanya bidang, punggungnya kekar, memiliki perut seperti batu yang keras, kulit putih, alis tebal seperti busur panah, pipi kemerahan, bola mata besar hitam gelap, hidung mancung, bentuk wajah tidak oval dan tidak bulat serta selaras dengan bentuk mata, hidung, dan mulutnya. Rasulullah SAW memiliki rambut bergelombang. Akhlaknya jujur dan amanah.

Ketampanan dan kesempurnaan fisik Rasulullah SAW itu pun pernah disampaikan salah seroang sahabat bernama Kaab. Dalam sebuah riwayat, disebutkan bahwa Kaab melihat kesempurnaan fisik Rasulullah SAW yang melebihi keindahan bulan purnama.

Dikisahkan, suatu ketika Kaab lewat di depan rumah Rasulullah SAW dan saat itu sedang bulan purnama. Biasanya, ketika bulan purnama, maka bulan akan terlihat sangat indah.

Kaab berkata, “Saya pernah melihat bulan purnama di depan rumah Rasulullah SAW. Maka saking indahnya, saya tak ingin mengalihkan pandangan saya. Lalu ternyata, tidak sengaja tiba-tiba Rasulullah SAW keluar dari rumahnya. Beliau baru selesai mandi dan menyisir rambutnya ke belakang dan Rasulullah SAW menggunakan jubah berwarna merah bergaris hitam. Dan aku menemukan Rasulullah SAW lebih indah dari bulan itu.” (pa/hel)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close