Serba-Serbi

Santet Paling Mematikan dari Jatim

Hingga sampai saat ini, ilmu santet paling ampuh dan mematikan diperkirakan berasal dari Tulungagung, Jawa Timur (Jatim). Santet itu dinamakan santet brojo.

Hal ini disampaikan oleh Muhammad Idris Al-Marbawy atau yang akrab disapa Gus Idris. Sosok ulama yang kerap kali menayangkan konten-konten pada channel YouTube-nya yang berisikan penyembuhan kepada para pasien.

Pasien-pasien yang kerap kali datang ke Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqul Jannah, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, mayoritas mengalami penyakit non-medis yang merupakan kiriman santet atau teluh dari dukun-dukun ilmu hitam. 

Dalam tahap penanganan awal kepada pasien yang terkena santet, Gus Idris selalu menanyakan identitas diri. Baik nama lengkap, nama ibu kandung, ayah kandung, serta sudah berapa lama merasakan gejala penyakit non-medis ini.

Hal itu dilakukan untuk memperhitungkan dan mengetahui rentetan penyakit non-medis yang dialami pasien tersebut. Untuk membedakan orang yang sedang mengalami penyakit non-medis ataupun kerasukan makhluk gaib, Gus Idris mengatakan bahwa hal itu sudah dapat dilihat dengan melihat tatapan mata dan portal dalam raga orang tersebut sudah terbuka. 

“Secara pandangan mata, orang yang terkena santet itu cukup mudah dilihat. Ciri-cirinya mereka biasanya mudah melihat mahkluk gaib, mudah kerasukan dan merasakan sakit di beberapa bagian tubuh,” ujarnya ketika ditemui MalangTimes di Ponpes Thoriqul Jannah, Sabtu (11/7/2020) dini hari. 

Pasien yang terkena santet atau teluh, seringkali akan dijaga oleh banyak jin suruhan dari dukun ilmu hitam. Biasanya pada satu pasien, di dalam raganya akan dijaga oleh ribuan jin yang bersemayam di beberapa titik tubuh pasien tersebut. 

Gus Idris mengatakan, bahwa setiap orang pasti dapat terkena ilmu santet. Tergantung jiwa raganya dalam menjaga diri. Karena biasanya satu dukun ilmu hitam jika melancarkan serangan selalu berkelompok dan keroyokan untuk melumpuhkan pasien. 

“Dukun-dukun ini sukanya keroyokan. Jadi begitu dia menyerang musuhnya, selalu bersama-sama. Mereka ini akan selalu memonitor sasarannya setiap hari. Maka dari itu orang yang sudah sembuh harus dapat menjaga raganya dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Gus Idris menjelaskan bahwa ilmu santet yang paling ampuh dan mematikan selama ia menangani pasien yang terkena ilmu hitam yakni santet dari Kabupaten Tulungagung. 

“Santet itu banyak. Ada dari Banyuwangi, Banten, Cirebon, Kalimantan juga. Satu yang paling berbahaya dan mematikan menurut saya dari Tulungagung. Namanya Santet Brojo. Ini bisa mematikan banyak orang hanya dengan hitungan waktu sangat cepat,” jelasnya. 

Lebih lanjut Gus Idris mengatakan, bahwa santet brojo ini pengimplementasiannya dengan mengirimkan santet dari bawah tanah. Jika hal itu sudah dilakukan oleh dukun tersebut, orang seisi rumah akan mati dalam waktu sekejap.

“Saya pernah menangani pasien yang terkena santet Brojo. Santet ini tidak digerakkan melalui udara lagi, tapi lewat bawah tanah. Karena terlambat beberapa menit, sasaran dari santet Brojo akhirnya meninggal dunia. Saya hanya terlambat satu jam, korban terakhir akhirnya meninggal dunia,” ungkapnya.

Sementara itu, Gus Idris mengatakan bahwa dirinya mengetahui penangkal dari santet brojo tersebut yakni ilmu dari tanah Madura. 

“Meski sangat berbahaya, penangkalnya ada. Kita biasanya gunakan Sungai Rajah. Karena memang santet Brojo ini sangat mematikan dan setiap orang bisa saja terbunuh,” pungkasnya.

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close