Peristiwa

Berhasil Jambret, Pelaku Malah Buang Tas Korban di Pinggir Jalan

Seorang remaja putri warga Kendalsari, Kecamatan Lowokwaru, jadi korban penjambretan di kawasan Jalan Simpang Ijen, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (12/7/2020), sekitar pukul 08.30 WIB.

Kejadian bermula saat korban tengah bersepeda bersama dua temannya dan melintas di Jalan Jakarta dari arah timur menuju ke barat. Saat itu, korban membawa sebuah tas yang dikalungkan pada pundak sebelah kanan.

Tak berapa lama, muncul seorang laki-laki yang mengendarai sebuah motor Yamaha Vega mendekati korban yang berada pada posisi paling depan dan langsung merampas tas yang dibawa korban.

“Pas dirampas itu untungnya korban jatuhnya tidak parah. Temannya ini teriak-teriak jambret. Pelakunya kabur ke arah barat. Kalau untuk namanya kurang paham, tapi yang jelas warga Kendalsari, usiannya ya usia anak SMP,” ungkap Sarifudin (32), warga Sumbersari yang merupakan sekuriti kampus Wearnes.

Setelah diteriaki jambret oleh teman korban, pelaku yang sebelumnya mencoba kabur ke arah barat, lantas putar balik melawan arah. Sebab, arah pelaku kabur sebelumnya ada rombongan sepeda yang juga mendengar teriakan teman korban.

Saat balik arah tersebut, pelaku yang diduga ketakutan, kemudian melemparkan tas korban yang ia jambret ke pinggir jalan. Setelah itu, ia kemudian melanjutkan upayanya kabur dari warga sekitar yang telah mengetahui aksinya.

“Kemungkinan takut di sana banyak orang, kemudian balik arah lawan arus. Kemudian tas dilempar sama pelaku. Pas lawan arah itu pelaku sempat mau ditabrak sama mobil. Saya sama beberapa warga juga sempat ngejar, tapi pelakunya keburu kabur terlebih dulu,” terangnya.

Setelah itu, korban yang masih merasa shock paska kejadian jambret yang menimpanya, lantas oleh sekuriti dibawa ke lokasi depan kampus Wearnes. Di situ, korban disarankan untuk menunggu keluarga agar menjemputnya.

“Saya bawa ke depan kampus. Saya suruh menghubungi keluarganya agar dijemput,” jelasnya.

Sementara itu, mengenai ciri-ciri pelaku, Sarifudin mengaku tak tahu pasti. Namun yang jelas, dari keterangan korban ataupun rekannya, jika pelaku menggunakan motor Vega, tidak mengenakan helm dan masker, serta memakai jaket Hoodie.

“Kalau isi dari tas korban katanya cuma ada hp dan dompet saja,” pungkasnya.

(as/dn)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close