Wisata

Mau Hilangkan Penat? Yuk Kunjungi Destinasi Wisata Baru Kampung Bunga Grangsil di Dampit Kabupaten Malang

Pada saat pandemi Covid-19 banyak masyarakat yang jenuh dengan kondisi yang mengharuskan untuk menjaga jarak dalam segala macam kegiatan. Untuk mengatasi hal tersebut perlu Refreshing yang tidak terlalu membuang tenaga, akan tetapi bisa menimbulkan perasaan bahagia sehingga mendorong imunitas.

Berwisata dengan menikmati keindahan alam bisa menjadi pilihan terbaik. Salah satu destinasi wisata yang termasuk masih baru di Kabupaten Malang yakni Kampung Bunga Grangsil (KBG). KBG berlokasi di wilayah Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang yang telah menjadi jujukan para wisatawan yang berasal dari Malang Raya maupun dari luar kota bahkan luar pulau.

Hal itu dikarenakan banyak spot-spot foto untuk swafoto maupun selfie diiringi oleh kumpulan banyak bunga yang bermekaran secara alami. Serta banyak juga masyarakat yang berjualan bunga dam beberapa pernak-pernik untuk dibawa sebagai cinderamata khas KBG.

Ketua KBG Dampit, Maskur Hadi menuturkan bahwa spot-spot foto tersebut berasal dari gotong royong masyarakat sekitar sehingga menghasilkan lokasi foto yang bagus dan instragamable.

“Bikin jembatan itu bareng, spot-spot foto yang lain kita bangun bareng-bareng. Alhamdulilah sekarang banyak sekali orang dateng, sampai kemarin itu ada yang dateng dari Banyuwangi hanya buat beli bunga sama foto-foto,” ungkapnya ketika dikonfirmasi awak media, Sabtu (25/7/2020).

Maskur mengatakan bahwa ide kreatif ini muncul karena mayoritas masyarakat di sekitar KBG merupakan pegiat dan pengusaha tanaman hias yang setiap hari bergelut dengan bunga dan sebagainya.

Maka dari itu, selain menyediakan spot-spot untuk berfoto dan menikmati suasana alam KBG, masyarakat juga memanfaatkan peluang usaha dengan menjual berbagai macam tanaman hias untuk mengembangkan perekonomian masing-masing keluarga dan masyarakat sekitar.

“Destinasi wisata KBG ini sebagai peluang masyarakat jualan tanaman hiasnya. Alhamdulillah peminatnya banyak dan beberapa waktu lalu kita ngirim sampai Pulau Bali,” ujarnya.

Untuk jadwal buka tutupnya destinasi wisata KBG ini, Maskur menambahkan bahwa tempat wisata ini buka setiap hari hanya saja berbatas waktu. Mengingat jika malam hari, spot foto dan komunikasi antar pedagang dan pembeli tidak berjalan kondusif. “KBG buka setiap hari mulai jam 7 pagi dan tutupnya jam 5 sore,” tuturnya.

Maskur menjelaskan bahwa nantinya destinasi wisata KBG akan terus dikembangkan dan telah direncanakan dengan penambahan perluasan lahan yang nantinya akan digunakan sebagai menanam sayuran organik serta kebun kopi.

“Rencananya di sini akan dibuat lahan sayuran organik dan kebun kopi. Kedepan kita akan produksi Kopi Grangsil. Kita juga nanti insya allah akan sediakan Cafe Grangsil yang menu kopinya dari bibit kopi yang kita tanam sendiri,” jelasnya.

Salah satu pengunjung KBG, Nabila menuturkan bahwa destinasi wisata yang masih terbilang baru di Kabupaten Malang ini diketahui dirinya saat viral di media sosial yang pada akhirnya membuat dirinya melancong ke Dampit untuk menikmati keindahan berbagai macam tanaman hias tersebut.

“Kok bagus ya udah saya dateng ke sini, terus liat bunganya unik-unik dan bagus-bagus. Terus ternyata harganya murah jadi ketagihan kesini terus tiap akhir pekan,” ujar perempuan yang hobi mengoleksi bunga asal Kota Malang ini.

Sebagai informasi bahwa destinasi wisata KBG pada saat akhir pekan akan ramai pengunjung yang pada saat ini harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan menggunakan masker dan berjaga jarak antar pengunjung.(ta/yah)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close