Pendidikan

Peduli Kebutuhan Mahasiswa, UIN Malang Bantu Paket Data Maksimal 40 Giga

Rektor dan jajaran pimpinan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) terus berupaya mencari solusi untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dengan sistem daring di era pandemi ini. Salah satunya yakni dengan memberikan bantuan paket data kepada mahasiswa aktif di program sarjana hingga pascasarjana.

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Dr llfi Nurdiana MSi menyampaikan bahwa UIN Malang peduli terhadap keberlangsungan proses belajar mengajar yang berubah di era pandemi. Untuk itu, kampus memberikan bantuan paket data hingga maksimal 40 giga untuk mahasiswa aktif.

“Mulai tanggal 1 hingga 14 Agustus 2020, mahasiswa aktif dipersilakan untuk mendaftarkan nomor ponselnya masing-masing dan selanjutnya akan mendapat paket data hingga maksimal 40 giga selama empat bulan,” ucapnya.

Ia berpesan agar ketika mendaftarkan nomor ponsel mahasiswa harus berhati-hati. “Pilih salah satu provider yang akan digunakan melalui laman siakad.uin-malang.ac.id,” terangnya.

Mahasiswa boleh mendaftarkan nomor yang sudah lama mereka gunakan atau nomor perdana. “Keterlambatan dan kesalahan input nomor ponsel sepenuhnya menjadi tanggung jawab mahasiswa dan tidak dapat diubah,” tegasnya.

Perlu diketahui, kegiatan belajar mengajar tahun ajaran baru Ganjil 2020/2021 dimulai pada tanggal 31 Agustus 2020. Dengan mempertimbangkan arahan SKB lima Menteri, kegiatan belajar mengajar di UIN Malang akan dilaksanakan secara daring.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Dr HM Zainuddin MA dalam surat edarannya menyampaikan, E-learning UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada website elearning.uin-malang.ac.id menyediakan fasilitas pembelajaran jarak jauh secara daring bagi para dosen dan mahasiswa.

Ada beberapa fitur yang dapat digunakan di e-learning tersebut, antara lain adalah berkaitan dengan: 1) materi ajar berupa file, teks, gambar, maupun video suara, video conference di vmeet.uin-malang.ac.id; 2) tugas untuk upload file dan online teks; 3) diskusi untuk chat room, private chat, maupun forum diskusi; dan 4) ujian dalam model soal multiple choice, benar/salah, jawaban singkat, mencocokkan, upload file dan essay, serta model penyajian soal dapat dipilih berurutan, acak (acak bebas/per kategori).

Adapun alternatif lain yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan Google Classroom, Edmodo, Canvas, Zoom, dan Google Meet. (iiz/yah)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close