Pemerintahan

Percepat Penanganan Covid-19, Gugus Tugas Tulungagung Latih Relawan

Penyebaran covid-19 di Tulungagung dalam 2 Minggu terakhir trennya terus merangkak naik. Dari data per Selasa (8/9/20) malam, posisi Tulungagung tercatat 312 positif covid19, dengan 284 sembuh, 7 dirawat, 18 diisolasi dan 3 meninggal dunia.

Untuk itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung melakukan pelatihan terhadap 39 relawan penanggulangan Covid19, untuk melakukan sosialisasi dan pendampingan terhadap pasien dan yang sudah sembuh dari Covid19.

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo yang juga menjabat sebagai Ketua GTPP Covid-19 Kabupaten Tulungagung mengatakan relawan penanggulangan covid-19 untuk membantu pemerintah. “Untuk membantu pemerintah mengedukasi masyarakat dalam rangka percepatan penanganan Covid-19,” ujarnya.

Mereka berasal dari Tagana, PMII, maupun komunitas yang lain. Salah satunya dengan menyediakan tenaga psikolog atau konselor untuk mendampingi pemulihan psikologi korban Covid-19.

Diakui atau tidak, penderita Covid19 mendapat pandangan negatif dari masyarakat, sehingga berpengaruh terhadap psikologi mereka. “Bagi saudara kita yang baru sembuh dari Covid-19 diberikan penguatan psikologis, baik kepada yang bersangkutan atau lingkungan,” terang Maryoto.

Tenaga relawan ini nantinya akan menerima insentif.  Mereka akan diperkerjakan selama Covid-19 masih ada. “Mereka tersebar di seluruh wilayah kecamatan di Tulungagung,” paparnya.

Sementara itu Jubir GTPP Covid19 Kabupaten Tulungagung, Kasil Rokhmat mengungkapkan jika relawan ini sudah terbentuk sejak merebaknya Covid-19, setelah terbentuknya GTPP.

Pihaknya sudah memberikan pelatihan kepada relawan mulai dari perawatan pasien hingga pendampingan psikologis. “Karena kita sudah zona kuning, maka mereka akan melakukan sosialisasi pada masyarakat kepatuhan protokol kesehatan,” terang Kasil.

Sosialisasi ini diharapkan bisa mengendalikan penularan Covid-19 seiring sadarnya masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan. (jp/yah)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: