Kesehatan

Tambah 6 Pasien Covid-19 di Kabupaten Malang, 2 Dirawat di Rumah Sakit

Tidak semua pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dirawat di rumah sakit. Terbukti, berdasarkan data terbaru yang dihimpun Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang, dari penambahan pasien Covid-19 yang mencapai 6 orang, Kamis (10/9/2020) kemarin, hanya 2 pasien saja yang dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Aniswaty Aziz selaku Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, hanya pasien yang memiliki gejala kesehatan yang parah saja yang akan mendapatkan perawatan di rumah sakit.

”Virus covid-19 ini tergantung dari sistim kekebalan tubuh masing-masing. Jika imun dalam diri seseorang kuat, biasanya tidak ada gejala klinis yang dapat berakibat fatal,” ungkapnya.

Lantaran alasan itulah, lanjut Aniswaty, biasanya para pasien Covid-19 yang tidak mengalami ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) atau pneumonia, bisa menjalani proses penyembuhan tanpa dirawat di rumah sakit. Yakni, hanya perlu isolasi mandiri secara disiplin.

”Selain pasien covid-19 yang mengalami ISPA dan pneumonia, para pasien yang memiliki komorbid (penyakit penyerta) biasanya juga akan dirawat di rumah sakit. Soalnya rentan berakibat fatal jika tidak segera mendapatkan penanganan medis,” ungkapnya.

Seperti yang sudah diberitakan, dijelaskan Aniswaty, sampai saat ini ada 52 pasien yang dinyatakan meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Di mana, puluhan pasien yang meninggal tersebut, dipastikan memiliki riwayat komorbid.

Berdasarkan analisa Dinkes Kabupaten Malang, pasien Covid-19 yang telah meninggal tersebut, memiliki riwayat penyakit diabetes, penyakit pada organ paru-paru, hingga penyakit yang menyerang organ hati, seperti misalnya hepatitis dan serosis

”Kemarin (Kamis 10/9/2020) jumlah pasien covid-19 bertambah 6 orang. 2 diantaranya dirawat di rumah sakit diduga karena memiliki riwayat komorbid,” ungkap Aniswaty.

Dengan bertambahnya 2 pasien tersebut, membuat jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit hingga Kamis (10/9/2020) meningkat menjadi 31 pasien. ”Sejauh ini pasien covid-19 di Kabupaten Malang kebanyakan sudah diperkenankan menjalani isolasi mandiri,” ungkapnya.

Lebih rinci, diterangkan Aniswaty, merujuk pada data terbaru yang dihimpun Dinkes Kabupaten Malang, ada 48 pasien yang sudah diperkenankan menjalani isolasi di rumah.

”Sedangkan untuk pasien yang menjalani perawatan di gedung observasi hanya ada 3 orang pasien,” lanjutnya.

Sebagai informasi, hingga berita ini ditulis jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Malang ada 818 kasus. Dari jumlah tersebut, 684 diantaranya dinyatakan sembuh. Sedangkan pasien yang dinyatakan meninggal akibat terpapar Covid-19, ada 52 orang jiwa. (Al/dn)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: