Politik

Hanya Butuh 14 Ribu, Malang Jejeg Mampu Peroleh 23 Ribu Dukungan dalam Verfak Perbaikan

Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang jalur perseorangan, yakni pasangan Heri Cahyono dan Gunadi Handoko dipastikan bakal turut serta dalam gelaran pesta demokrasi yang diagendakan pada bulan Desember 2020 mendatang.

Hal itu menyusul adanya rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil verifikasi faktual (verfak) dukungan perbaikan bakal pasangan calon perseorangan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang. Rapat pleno itu setelah adanya putusan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Malang yang menyatakan bapaslon dengan slogan Malang Jejeg tersebut dinyatakan memenuhi syarat minimal untuk mendaftar, yakni 129.796 dukungan.

Dalam agenda rapat pleno terbuka yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Malang, Selasa (15/9/2020), Bapaslon jalur perseorangan ini dinyatakan mampu meraup dukungan dalam verfak perbaikan sebanyak 23.529.

Menanggapi hasil tersebut, Sam HC (sapaan Heri Cahyono) memilih untuk menanggapinya secara biasa-biasa saja. ”Kalau arek-arek (Tim Malang Jejeg) hore (bahagia, red) tapi kalau saya biasa saja. Jadi tidak ada yang perlu digembirakan juga tidak ada yang perlu disedihkan,” ungkapnya saat ditemui usai pembacaan hasil verfak perbaikan, Selasa (15/9/2020).

Seperti yang sudah diberitakan, dalam kesempatan sebelumnya KPU Kabupaten Malang, menyatakan jika pasangan yang diusung oleh Malang Jejeg ini dinyatakan tidak memenuhi persyaratan, untuk mendaftar sebagai calon Bupati maupun Wakil Bupati Malang.

Sedangkan alasan yang dijadikan landasan oleh KPU Kabupaten Malang tersebut, lantaran pada verfak sebelumnya yang sudah dilakukan sebanyak 2 kali. Pasangan yang diusung oleh Tim Malang Jejeg ini hanya meraup 115.228 ribu dukungan.

Rinciannya 72.603 pada verfak tahap pertama, dan 42.685 pada tahapan verfak kedua. Sedangkan syarat minimal yang harus dipenuhi oleh Bapaslon jalur perseorangan di Kabupaten Malang untuk bisa mendaftar, adalah 129.796.

Dengan adanya keputusan tersebut, Tim Malang Jejeg mengajukan gugatan melalui Bawaslu Kabupaten Malang. Hasilnya, gugatan yang dilayangkan Malang Jejeg itu akhirnya dikabulkan oleh Bawaslu.

Sebagai konsekwensinya, KPU Kabupaten Malang harus melakukan verfak perbaikan maksimal 7 hari setelah pembacaan putusan Bawaslu pada Selasa (8/9/2020) lalu.

Setelah dilakukan verfak perbaikan, hari ini (Selasa 15/9/2020) hasil yang diumumkan KPU Kabupaten Malang menunjukkan jika pasangan yang diusung Malang Jejeg, berhak mendaftar Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Kabupaten Malang.

Sebab, dari syarat kekurangan yang harus terpenuhi yakni hanya 14 ribu sekian dukungan, dalam hasil verfak dukungan perbaikan, Tim Malang Jejeg mampu meraup dukungan mencapai 23.529, alias melebihi dari syarat minimal yang telah ditentukan.

”Jadi gini modal kita kira-kira sudah sekitar 130 ribu sekian dukungan yang telah memenuhi syarat. Namun yang mendukung tapi dianggap tidak menuhi syarat itu ada ribuan jumlahnya, jadi tinggal mengalikan saja,” tukas Sam HC saat menjawab modal dukungan untuk memenangi Pilkada Kabupaten Malang. (al/yah)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: