Kesehatan

Berantas Narkoba, BNN Kabupaten Blitar Gandeng Empat Stakeholder

Pandemi covid-19 tak menyurutkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Blitar dalam menumpas jaringan narkotika. Ya, di masa pandemi ini, pemberantasan dan penyalahgunaan narkotika kian digencarkan untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Blitar yang sehat dan berprestasi.

Salah satu upaya yang dilakukan BNN untuk pemberantasan dan pencegahan narkotika adalah dengan menggandeng stakeholder. Ada empat stakeholder yang digandeng BNN yakni instansi pemerintah, dunia usaha, masyarakat dan kalangan pendidikan.

“Seluruh stakeholder tersebut kita berikan program namanya pemberdayaan masyarakat anti narkoba. Program tersebut kita berikan di masing-masing stakeholder,” ungkap Kasi P2M BNN Kabupaten Blitar, Slamet Susanto kepada BLITARTIMES di sela Raker BNN bersama dengan Masyarakat, Desa dan Ormas, Rabu (16/9/2020).

Dikatakanya, tujuan dari dilaksanakanya program pemberdayaan ini adalah untuk menyamakan persepsi terkait pencegahan dan pemberantasan narkotika di Kabupaten Blitar. Diharapkan kedepan seluruh stakeholder bisa bersinergi bersama BNN untuk ikut perang melawan narkoba.

“Kita mendorong agar seluruh stakeholder berperan aktif dalam mencegah dan memberantas narkoba, minimal di lingkunganya masing-masing. Jadi yang di instansi pemerintah ya di lingkungan kerja, di kawasan industry. Kalau masyarakat desa ya di desanya, di pendidikan juga gitu di sekolah,” tegasnya.

Ditemui di kesempatan yang sama, Kepala BNN Kabupaten Blitar AKBP Bagus Hari Cahyono menyampaikan, diperlukan sinergi lintas sektor agar Kabupaten Blitar terbebas dari bahaya narkotika. Dalam hal ini dirinya mendorong seluruh stakeholder bisa memahami apa itu narkotika dan bagaimana cara pencegahan dan pemberantasannya.

Kemudian, lanjut dia, jika ada warga di wilayahnya yang sudah ketagihan dengan narkoba diharapkan stakeholder bisa berkomunikasi dengan BNN sehingga yang bersangkutan bisa segera direhabilitasi.

“Dengan menggandeng seluruh stakeholder kami yakin pemberantasan dan pencegahan narkotika di Kabupaten Blitar akan berjalan maksimal. Setelah raker ini kami mendorong para stakeholder untuk memberikan sosialisasi bahaya narkotika di lingkunganya masing-masing agar lingkunganya tahu apa itu narkoba berikut bahayanya,” pungkasnya. (ar/yah)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: