Pendidikan

Buka Konkab PGRI, Bupati Malang Janji Naikkan Gaji Guru Honorer

Konferensi Kabupaten (Konkab) PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) Kabupaten Malang terlaksana dengan agenda pelaporan pertanggungjawaban kepengurusan dan pemilihan ketua baru yang diselenggarakan di Gedung PGRI Kabupaten Malang, Pakisaji, Sabtu (19/9/2020).

Dalam acara hadir beberapa tokoh, yakni Wakil Ketua MPR-RI Ahmad Basarah dan Ketua PGRI Jawa Timur (Jatim) Teguh Sumarno . walau keduanya hadir secara virtual. Selain itu Bupati Malang  Sanusi juga  hadir secara langsung di tengah-tengah peserta Konkab.

Sanusi dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa kesejahteraan seorang guru itu sangat penting demi mewujudkan generasi bangsa yang berkualitas. Salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan guru yang ada di Kabupaten Malang, khususnya guru honorer yakni dengan menaikkan gaji guru honorer. Hal itulah yang nantinya akan diupayakan oleh Sanusi.

“Saat ini gaji guru honorer dikeluhkan, karena nilainya masih kecil. Pada 2021 nanti InsyaAllah kami (Pemerintah Kabupaten Malang, red) mengupayakan untuk dinaikkan (gaji, red) hingga Rp 2 juta,” ungkapnya.

Tak tanggung-tanggung, kebijakan menaikkan gaji guru honorer, dikatakan Sanusi, bakal diterapkan kepada seluruh guru honorer yang mengajar di tingkatan SD (Sekolah Dasar) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama) yang ada di Kabupaten Malang.

“Semuanya (guru honorer, red) SD maupun SMP, negeri atau swasta yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang gajinya akan kami tambah,” terangnya yang disambut dengan riuh tepuk tangan peserta Konkab PGRI Kabupaten Malang.

Harapannya dengan dinaikkan gaji para guru honorer, akan berdampak kepada kualitas siswa yang diajar. Sehingga dapat mengharumkan nama sekolah maupun Kabupaten Malang.

Akan tetapi ternyata terdapat guru honorer yang tidak mendapatkan tambahan gaji hingga Rp 2 juta, yakni mereka guru honorer yang mengajar di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) RI.

“Untuk madrasah kami belum bisa, karena itu berada di bawah naungan Kemenag, bukan Pemkab Malang,” ujarnya.

Alhasil para guru honorer madrasah maupun tsanawiyah yang berada di wilayah Kabupaten Malang harus ikhlas dengan adanya kebijakan kenaikan gaji untuk guru honorer yang hanya menyasar guru honorer di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Malang, dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Malang Dwi Sucipto, mengungkapkan, bahwa pihaknya akan mengawal penuh janji Sanusi kepada guru khususnya guru honorer yang akan menaikkan gaji guru honorer.

“Kesejahteraan guru memang masih kurang. Oleh karenanya nanti akan kita kawal dari sisi regulasinya,” ungkapnya.

Dwi -sapaan akrabnya- juga mengatakan, bahwa untuk saat ini menurut data yang dihimpun oleh PGRI Kabupaten Malang, jumlah guru di Kabupaten Malang untuk saat ini masih terbilang kurang dengan jumlah siswa yang terus bertambah di tiap tahunnya.

“Jumlah kekurangan guru di Kabupaten Malang kurang lebih sebanyak 6.400. Ini juga yang menjadi PR kita ke depan,” bebernya.

Sebagai informasi berdasarkan data yang dihimpun oleh media online ini bahwa jumlah guru honorer yang ada di Kabupaten Malang sebanyak 6.021 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.747 orang merupakan guru honorer SD dan 1.274 orang merupakan guru honorer SMP.

Untuk menggaji para guru honorer merupakan kewenangan dari pihak sekolah yang menggunakan dasar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) RI Nomor 19 Tahun 2020 tentang teknis penggunaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Maka dari itu gaji untuk setiap guru honorer bervariasi tergantung pihak sekolah dalam mengelola anggaran BOS. Karena melihat pengalaman sebelumnya yang masih menggunakan Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 Pasal 9a Ayat (2), disebutkan bahwa gaji guru honorer diambilkan dari 50 persen dana BOS reguler.

Tetapi sejak pandemi Covid-19, aturan terkait besaran persentase yang menyebutkan pemberian gaji terhadap guru honorer tidak berlaku lagi. (ta/na)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d bloggers like this: