Peristiwa

Pemkab Jember Salurkan Bansos Beras kepada Ratusan Ribu Masyarakat

Bupati Faida memimpin pelaksanaan apel peluncuran bantuan dalam rangka persiapan penyaluran bansos beras kepada 111.211 keluarga penerima manfaat (KPM) melalui Program Keluarga Harapan (PKH).

Dalam apel yang digelar di gudang Bulog Jember, Faida mengingatkan kepada semua pihak agar bantuan dari Kementerian Sosial itu tidak disabotase dan harus diberikan tuntas sesuai hak masing-masing kepada KPM. “Bantuan ini tidak boleh dialihkan, dipindahkan, dikurangi, atau diberikan sebagian, berikan sampai tuntas” tegasnya.

Bantuan bansos beras tersebut diberikan kepada KPM untuk tiga bulan. Penyaluran pertama yang dilakukan pada bulan September, untuk mengcover distribusi 2 bulan pertama Agustus-September sebanyak 30 kilogram. Sedangkan penyaluran selanjutnya sebanyak 15 kilogram akan dibagikan pada bulan Oktober.

Pada masa pandemi ini, pendistribusian akan melibatkan jasa pengiriman dan pendamping PKH yang berjumlah 357 orang. Ditambah 31 koordinator kecamatan, dan 4 koordinator kabupaten.

Dalam pidatonya, Bupati Faida mengaku senang dan bangga lantaran beras yang akan didistribusikan ke masyarakat merupakan produk lokal dari petani Jember. Ia pun memuji kualitas beras medium lokal sangat layak dan patut dikonsumsi oleh masyarakat.

Di tempat yang sama, Kepala Bulog Jember Budi Sultika menyebutkan, pihaknya memiliki simpanan sebanyak 40 ribu ton beras dan semuanya beras asli dari Jember.

Beras medium dari Jember menurutnya layak dikonsumsi karena telah melalui beberapa proses. “Diolah terlebih dahulu dan dipastikan tidak ada partikel atau hama di dalam karung,” ujarnya.

Untuk menjaga kualitas berasnya, sebelum penyaluran pihak Bulog telah melakukan pemeriksaan dan penghitungan ulang kuantitas beras yang akan didistribusikan dengan menggandeng pihak Dinas Sosial. (hr/yah)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: