Advertorial

BPJamsostek Mojokerto Gelar Webinar, Perkuat Pemahaman dan Kepedulian Peserta

Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengetahuan peserta terhadap perlindungan dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan, serta bentuk kepedulian sekaligus membangun hubungan yang erat kepada peserta, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto menggelar kegiatan webinar dengan tema “Tetap Eksis Di Tengah Pandemi Bersama BPJAMSOSTEK” Jumat (25/09/2020).

Kegiatan ini dibuka oleh Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Timur (Jatim) Dodo Suharto, yang diikuti oleh Kepala Kantor Cabang berikut karyawan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto serta 99 peserta yang terdiri dari Pusat Layanan Kecelakaan Kerja dan Perusahaan Skala Menengah dan Besar wilayah Mojokerto dan Jombang.

Seminar ini juga menghadirkan narasumber dr. Indah Nur Amaliyah selaku Founder di Lentera Indonesia, dokter di Nusantara Traisser Leader di RF3World Indonesia Spiritual Healing Terapis, untuk memberikan paparan tentang pentingnya menjaga tetap tingginya motivasi dan produktivitas kerja walaupun di masa pandemi seperti sekarang ini.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Dwi Endah Aprilistyani, menuturkan, lingkungan bisnis yang senantiasa berubah dan persaingan yang semakin ketat menuntut setiap organisasi untuk bisa bertahan dan memenangkan persaingan. Kemampuan organisasi untuk bertahan hidup ditentukan oleh kemampuan organisasi untuk berubah, beradaptasi dengan perubahan lingkungan bisnis, seperti timbulnya disruptive economy dan pandemik Covid-19.

“Oleh karena itu BPJS Ketenagakerjaan pun harus terus meningkatkan kompetensi di seluruh lini sumber daya manusia untuk tetap memberikan pelayanan terbaik sambil mengembangkan berbagai program dan manfaat yang langsung dapat dinikmati oleh pekerja dan keluarganya. Perubahan ke arah yang lebih baik dan profesional terus dilakukan” Kata Endah.

Apabila perubahan tidak dikelola dengan baik, tambah Endah, ini akan berpotensi mengakibatkan resistensi dan kegagalan dalam perubahan yang dijalankan. Sebaliknya, perubahan akan berjalan lebih efisien apabila didukung seluruh anggota organisasi, bahwa mereka siap untuk menerima perubahan tersebut, struktur dan hirarki yang fleksibel, proses dan pengambilan keputusan yang fleksibel serta inovasi yang dilakukan terus-menerus. BPJS Ketenagakerjaan dapat dikatakan siap untuk berubah dan berhasil dalam melakukan proses change.

“Kini BPJS Ketenagakerjaan harus kembali membuktikan dan menunjukkan eksistensinya dalam menghadapi Industri 4.0. Utamanya lagi dalam menghadapi Era New Normal dalam melawan Covid-19 dengan tetap mencari solusi dan peluang pengembangan pola layanan menuju global public services dalam pemberian excellent service kepada seluruh masyarakat pekerja Indonesia” terang Endah (Adv). (bs/dn)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: