Peristiwa

Sosok Kakek Tunanetra Viral, Meraba-raba Tembok Agar Bisa Ikut Salat Jamaah

Media sosial dihebohkan dengan video perjuangan kakek tunanetra saat hendak menunaikan ibadah salat. Video itu awalnya diunggah oleh akun Instagram @sahabatreligitv Selasa (29/9/2020).

Perjuangan kakek tunanetra sangatlah menyentuh hati warganet. Pasalnya, ia harus meraba-raba tembok untuk melaksanakan kewajibannya sebagai orang muslim untuk salat.

Aksi kakek ini juga menjadi pukulan bagi sebagian warganet yang lalai melaksanakan salat. Pasalnya, meski memiliki keterbatasan sebagai orang buta, kakek ini tidak lupa menjalankan kewajibannya.

Dalam video itu, sang kakek tampil dengan baju koko lengkap dengan sarung dan kopiah berada di dalam masjid. Perlahan sambil meraba-raba tembok, kakek itu lalu mengambil sajadah terlipat yang tak sengaja diinjaknya.

Ia lalu lanjut berjalan dan menuju ke arah depan untuk salat. “Buta di dunia terang di akhirat,” tulis keterangan di video tersebut.

Kakek itu lalu berhenti di bagian saf yang ditandai lakban hitam dan menggelar sajadah. Sayangnya tak diketahui jelas siapa kakek itu dan di mana lokasi masjid tersebut.

Melihat video itu, banyak yang mendoakan sang kakek agar sehat dan kelak masuk surga.

@dnhazizah: “Masyaallah tabarakallah. Insyaallah surga untuknya kelak”.

@muhamadramas: “Mantap kek mudah mudahan sehat selalu dalam lindungan allah swt”.

@ismaranitani20: “Ngeliat ini langsung nangis, sama kayak mamah dulu bisa bertahan 4 tahun kemana-mana harus rabaraba tembok dan GK prnh ninggalin sholat kalau nanya jam berapa is dijawab jam set 3 mah mamah udh siap-siap aja buat kekamar mandi buat wudhu sholat ashar . Masyaallah mungkin sekarang mamah udah bahagia disana dengan kondisi Allah mengembalikan lagi penglihatan mamah dan akhirnya bisa melihat indahnya akhirat”.

@eh_habib: “Malu lah aku pada diri sendiri dengan melihat nya”.

@abdullahsholeh.as46: “Semoga kelak di pertemukan dengan Rasulullah umat beliau yang luar biasaa imannya”.

(Dk/Lnr)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: