Serba-Serbi

Redam Demonstran, Polresta Banyuwangi Terjunkan Polwan Pembaca Selawat Nabi

Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi mengerahkan puluhan anggota Polisi Wanita (Polwan) untuk mengamankan aksi demostrasi penolakan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja di kawasan kantor DPRD Banyuwangi Senin (12/10).

Tugas puluhan anggota Polwan yang mengenakan kerudung putih adalah membaca Asmaul Husna dan melantunkan Selawat Nabi. Dengan begitu diharapkan mampu mendinginkan suasana dan menjaga kondusifitas lingkungan selama berlangsung aksi yang melibatkan ribuan masa mahasiswa dan pelajar se Banyuwangi.

Menurut Kapolresta Banyuwangi melalui Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas), Kompol Mustakim, dengan menurunkan tim pelantun selawat dan membaca Asmaul Husna peserta aksi bisa dipenuhi rasa damai dan persahabatan. Sehingga dalam menyampaikan aspirasi terjaga kemurnianya dan tidak ditunggangi oleh kepentingan pihak lain. ”Apabila ada yang melakukan pelanggaran biar ditangani oleh teman mereka sendiri agar tidak terjadi kesalahpahaman dengan petugas keamanan,”jelasnya.

Dari hasil pantauan di lapangan, keberadaan Polwan yang masuk tim pembaca Asmaul Husna dan melantunkan selawat Nabi yang berada di pintu selatan gedung DPRD Banyuwangi mampu menciptakan suasana yang tertib dan kondusif selama aksi demo mahasiswa dan pelajar berlangsung.

Sedikit berbeda dengan pintu gerbang yang ada di sebelah utara, demonstran sempat melakukan aksi panjat pagar dan mendorong-dorong padar. Massa juga melemparkan batu dan botol air mineral kepada aparat keamanan yang mengamankan aksi. Bahkan salah seorang wartawan Harian Bangsa, Ganda Siswanto kepalanya sempat terkena lemparan botol air mineral yang dilempar demonstran.

Kompol Mustakim menuturkan pembacaan Asmaul Husna merupakan tradisi dan kegiatan rutin yang dilakukan oleh anggota Polresta Banyuwangi sebelum melakukan apel. Pada saat ada kegiatan unjuk rasa juga diikutsertakan dalam kegiatan pengamanan untuk mendoakan agar para demonstran, aparat keamanan, masyarakat yang melintas pada saat kegiatan maupun masyarakat Banyuwangi pada umumnya tetap merasakan keamanan kedamaian dan suasana yang kondusif. (nj/yah)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d bloggers like this: