Pendidikan

TPQ Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Tulungagung

Siapa sangka, di Tulungagung ternyata ada Taman Pendidikan Alquran (TPQ) khusus bagi anak Berkebutuhan khusus (ABK).  Taman Pendidikan Al-Qur’an Luar Biasa (TPQLB) itu bernama Spirit Dakwah Indonesia Tulungagung bertempat Mushola Baitus Salam alamat Jalan Mastrip / Talun Desa Beji Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung

Kegiatan TPQLB sendiri dilaksanakan setiap hari Minggu dan dibagi menjadi 2 kelas.

“Para santri dan santriwati disini adalah Anak Kebutuhan Khusus,” kata Mohamad Imron Wahyudi, ketua Ketua Yayasan Spirit Dakwah Indonesia Tulungagung juga Koordinator TKSK Kabupaten Tulungagung, Minggu (11/10/2020).

Dari 35 santriwan dan santriwati yang ada di TPQ Luar Biasa yang diantaranya merupakan
Tuna rungu,Tuna Wicara,Tuna Netra dan autis. Merekapun berasal dari berbagai wilayah diantaranya dari Kalidawir, Sendang dan Pagerwojo.

Selain di ajari mengaji juga diberikan motivasi digital melalui film.

“Kita siapkan monitor, kemudian kita putarkan film tentang keberhasilan orang-orang yang berkebutuhan khusus agar mereka tidak minder sehingga termotivasi,keterbatasan bukan suatu halangan untuk meraih kesuksesan,” ujar Imron.

Untuk umur 4 – 10 tahun pembelajaran dimulai jam 08.00 – 09.30 wib dan usia  11- sampai tingkat SLTA di mulai dari jam 9.30 – 11.30 wib dilanjutkan dengan sholat Dhuhur berjamaah. Pembelajaran selama pandemi ini tetap berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Santri disini gratis, tidak dipungut biaya. Sedangkan untuk ustazd dan ustazdah berjumlah 12 orang yang merupakan relawan yang ikhlas waktu dan tenaganya,” terangnya.

Imron mengatakan bahwa ada donatur yang tergerak hati menyumbang sukarela demi kegiatan ini.

“TPQ Luar Biasa ini terbentuk karena melihat anak berkebutuhan khusus di lingkungan kita ini belum dapat perhatian dalam pendidikan Al-Qur’an. Mereka juga harus mendapatkan hak yang sama seperti anak seusianya dia bisa belajar Alquran di madrasah,” ungkapnya.

Respon wali santri dengan anaknya masuk TPQ  ini sangat baik sekali, selain diajari baca Al Quran dan hafalan surat surat pendek yang utama adalah Surat Al Fatihah juga di ajari praktek berwudlu dan sholat.

“Yang sebelumnya jarang sholat, setelah masuk TPQ menjadi rajin,” terangnya.

Dari beberapa pengakuan wali santri, Imron mengungkapkan bahwa setiap hari Minggu waktu berangkat mengaji di TPQ LB  sangat semangat sekali.Motivasi dan dukungan orang tua sangat penting, setiap Minggu mengantar anaknya walaupun rumahnya jauh.

“Sebelum masuk TPQ Luar biasa ini, untuk menghafal surat Al Fatihah masih kaku setelah masuk TPQ bisa agak lemas dari sebelumnya. Karena sebelum pelajaran dimulai ada senam khusus atau metode yang diberikan bagi santri,” imbuhnya.

Kepala TPQ Luar Biasa Spirit Dakwah Indonesia Tulungagung di Beji ini adalah ustazd Zakaria Dikri, pusat pendidikan ini juga menjadi satu-satunya yang ada di Tulungagung. (ab/dn)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: