Hukum dan Kriminalitas

Alasan Kesulitan Ekonomi saat Pandemi Covid-19, Residivis Curanmor di Jombang Edarkan Narkoba

JOMBANGTIMES – Polisi menangkap seorang pemuda di Jombang yang nekat mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu. Pelaku merupakan seorang residivis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang baru enam bulan berjualan barang haram untuk memenuhi kebutuhan ekonominya selama pandemi covid-19.

Kasat Resnarkoba Polres Jombang AKP Moch Mukid mengungkapkan, pelaku adalah Moch Farid, warga Dusun Gedangan, Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Jombang. Pria berusia 25 tahun itu ditangkap saat hendak menunggu pelanggannya di Jalan Empusedah, Kelurahan Jelakombo, Kecamatan Jombang, pada Minggu (11/10) siang.

“Kita tangkap di warung minggu pukul 11.30 WIB. Tersangka merupakan TO (Target Operasi) yang sudah lama kita incar,” ungkapnya.

Disampaikan Mukid, pelaku baru enam bulan terakhir bisnis barang haram tersebut. Ia nekat mengedarkan sabu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari di masa pandemi covid-19 ini. Pasalnya, selama covid-19, Farid mengalami kesulitan untuk mencari pekerjaan. “Pelaku ini pengedar. Baru enam bulan jual sabu untuk kebutuhan di saat covid-19,” kata Mukid.

Selain itu, Mukid mengungkapkan bahwa pelaku seorang residivis curanmor. Sebelumnya, pelaku mendekam di Lapas Jombang selama dua tahun. “Dia residivis curanmor. Divonis 2 tahun dan dipenjara di Lapas Jombang,” ujarnya.

Dalam penangkapan Farid, polisi berhasil menemukan sabu seberat 0,24 gram yang disimpan dalam klip plastik terbungkus kertas. Atas perbuatannya, pelaku terancam 4 hingga 12 tahun penjara. “Pelaku kita jerar Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UURI no.35 tahun 2009 tentanf narkotika,” pungkasnya.(*) (adr/yah)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d blogger menyukai ini: