Peristiwa

Seorang Guru di Tulungagung Ditemukan Gantung Diri di Kandang Ayam

Seorang aparatur sipil negara (ASN) guru di salah satu SMP negeri di Tulungagung gantung diri. Guru yang berinitial AS (52), warga di salah satu desa di Kecamatan Sendang, itu  ditemukan dengan leher menggantung di kandang ayam di belakang rumahnya, Jumat (16/10/2020) pukul 12.30 WIB.

“Benar, ada seorang yang ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri,” kata Kapolsek Sendang AKP Sugiharjo.

Kapolsek menjelaskan, saksi bernama Suryono melihat korban AS sebelumnya, pada pukul 07.00 WIB,  hendak pergi ke sekolah untuk check lock.

Sekitar pukul 11.00 EIB, DS pulang dari sekolah dan berada di rumah. Namun saat menjelang Jumatan, Suryono tidak lagi melihat DS berada di rumah. “Padahal, biasanya korban ini menyuruh keponakan untuk  salat Jumat,” ujarnya.

Selesai salat Jumat, saksi Suryono mencari DS, namun tidak ada. “Sempat dicari di kebun belakang rumah,” ucapnya.

Saat mencari di bekas kandang ayam, Suryono menemukan DS gantung diri. Dia sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Menemukan DS dalam kondisi gantung diri, Suryono menghubungi kakak korban. Dia juga menghubungi kepala desa dan dilanjutkan ke Polsek Sendang.

“Hasil olah TKP yang dihadiri oleh tim medis puskesmas untuk melalukan dentifikasi. Hasilnya, tidak ditemukan ada unsur-unsur penganiayaan,” tambah AKP Sugiharjo.

Dari hasil penyelidikan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, selama kurun dua tahun inu, DS diidentifikasi mengalami linglung dan dibawa berobat ke RS Baptis Kediri bagian kejiwaan untuk berobat terapi dan sembuh. Namun, dalam dua  bulan  terakhir, DS mengeluh tangan kanannya sering kesemutan sehingga tidak bisa berolahraga tenis.

“Seminggu terakhir menjadi pendiam, tidak banyak bicara seperti biasanya. Dan tidak berterus terang kepada keluarga. Selalu menutup diri,” kata kapolsek.

Dengan adanya kejadian tersebut, pihak keluarga bersepakat membuat surat pernyataan mengikhlaskan kematian DS dikarenakan gantung diri. Keluarga juha memohon kepada kepolisian untuk tidak dilakukan otopsi.

____________

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental. (ab/hel)

Tags
Show More

Related Articles

Back to top button
Close
%d bloggers like this: